Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Kisah Gelap Jalur Vital yang Diterangi Asa Warga di Lereng Gunung Kelud, Perbatasan Kediri-Blitar

A. Daroini
×

Kisah Gelap Jalur Vital yang Diterangi Asa Warga di Lereng Gunung Kelud, Perbatasan Kediri-Blitar

Sebarkan artikel ini
Kisah Gelap Jalur Vital yang Diterangi Asa Warga di Lereng Gunung Kelud, Perbatasan Kediri-Blitar

Kediri, Memo
Di tengah gemerlap penerangan kota, ironi justru menyelimuti kawasan perbatasan Blitar-Kediri. Masyarakat di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri, mendambakan hadirnya cahaya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memadai untuk menunjang kelancaran aktivitas di malam hari.

Desa Sumberasri diketahui menjadi garda terdepan Kabupaten Blitar dari arah utara, berbatasan langsung dengan Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kediri. Akses vital yang menghubungkan kedua desa ini terpisah oleh keberadaan cekdam. Mirisnya, saat malam menjelang, kawasan perbatasan ini kerap diselimuti kegelapan akibat minimnya sentuhan fasilitas PJU.

Baca Juga: Gedung Baru Univ Islam Syekh Wasil Al Wasil Kota Kediri Diduga Salahi Bestek, Pejabat Belum Bisa Dikonfirmasi

Selama ini, inisiatif mandiri menjadi solusi sementara bagi warga sekitar. Mereka bergotong royong memasang penerangan jalan seadanya, sebuah upaya sederhana namun signifikan dalam membantu masyarakat yang melintas di kegelapan malam.

“Yang penting jalannya tidak gelap dulu,” ujar Sutaji, salah seorang warga setempat, menggambarkan kondisi penerangan swadaya yang ada.

Baca Juga: Waw !, Politikus PDIP, Renny Pramono dan Pulung Disebut dalam Aliran Suap, Sidang Korupsi Perangkat Desa Rp. 13 M di Pengadilan

Harapan besar kini tertumpu pada dinas terkait agar memprioritaskan pemasangan PJU di kawasan perbatasan ini. Pasalnya, Desa Sumberasri secara tidak langsung menjadi representasi wajah pertama Kabupaten Blitar bagi para pendatang dari wilayah utara.