Kediri, Memo
Di tengah gemerlap penerangan kota, ironi justru menyelimuti kawasan perbatasan Blitar-Kediri. Masyarakat di Desa Sumberasri, Kecamatan Nglegok, yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri, mendambakan hadirnya cahaya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memadai untuk menunjang kelancaran aktivitas di malam hari.
Desa Sumberasri diketahui menjadi garda terdepan Kabupaten Blitar dari arah utara, berbatasan langsung dengan Desa Margourip, Kecamatan Ngancar, Kediri. Akses vital yang menghubungkan kedua desa ini terpisah oleh keberadaan cekdam. Mirisnya, saat malam menjelang, kawasan perbatasan ini kerap diselimuti kegelapan akibat minimnya sentuhan fasilitas PJU.
Baca Juga: Malam Tahun Baru di Kediri, Peresmian Jalan Stasiun dan 2.000 Porsi Pecel Gratis
Selama ini, inisiatif mandiri menjadi solusi sementara bagi warga sekitar. Mereka bergotong royong memasang penerangan jalan seadanya, sebuah upaya sederhana namun signifikan dalam membantu masyarakat yang melintas di kegelapan malam.
“Yang penting jalannya tidak gelap dulu,” ujar Sutaji, salah seorang warga setempat, menggambarkan kondisi penerangan swadaya yang ada.
Baca Juga: Warga Dan Pedagang Geruduk Kantor SPPG Bandar Lor Kediri Karena Dugaan Penipuan
Harapan besar kini tertumpu pada dinas terkait agar memprioritaskan pemasangan PJU di kawasan perbatasan ini. Pasalnya, Desa Sumberasri secara tidak langsung menjadi representasi wajah pertama Kabupaten Blitar bagi para pendatang dari wilayah utara.












