
Banyuwangi, Memo
Satu lagi, korban kekerasan TKW asal Banyuwangi oleh majikannya sendiri di Taiwan. Nurul Hidayati (30), asal Cangaan Desa Genteng Wetan Kecamatan genteng, Banyuwangi menjadi korban sansak majikannya sendiri. Bagian tubuh buruh migran tersebut sering dianiaya majikannya. Bahkan, dia disiram dengan air panas, hingga kulit tangannya mengelupas.
Nurul Hidayati bekerja di Taiwan pada sektor informal atau sebagai pembantu. Ia bekerja pada seorang majikan bernama Tsang Chun-Chung yang beralamat di 4F No 33, LN 174 Zhong Zheng RD. Luzhou Dist, New Taipei City 24759, Taiwan. Ia berangkat ke Taiwan sekitar lima bulan lalu menggunakan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) Mardel Mitra Global dan melalui agenci Generation Manpower Service.
Ketua KAMI Topan Hadi Sucipto, meminta KDEI Taipei dan BNP2TKI perwakilan Taiwan agar melakukan penelusuran dan memproses tindakan tidak terpuji yang dilakukan oleh majikan Nurul Hidayati. ” Bagaimana juga, itu tanggunga jawab kita bersama. Korban ini berangkat resmi dan harus mendapat perlindungan daer pemerintah,” kata Ketua KAMI Banyuwangi Topan Hadi Sucipto.
Baca Juga: Stok LPG 3 Kg Aman Masyarakat Besuki Jangan Panic Buying Jelang Ramadhan
Sementara itu, Kabid Penempatan Kerja pada Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Banyuwangi, Joko Sugeng Raharjo mengatakan bahwa pihaknya sudah koordinasi dengan BNP2TKI, setelah mendapat kabar dan informasi tentang penganiayaan terhadap dir Nurul Hiodayati.
Pihak keluarga yang diwakili oleh Ahmad Rayyan suami Nurul Hidayah meminta agar istrinya dipulangkan. ” Kami berharap agar istri saya dipulangkan, jika terpaksa tidak bisa pulang karena sudah kontrak kerja, agar pindah majikan saja,” kata Ahmad Rayyan. ( ed )
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik












