Selain memperbaiki fasilitas seperti ruang tunggu yang dilengkapi dengan AC dan non-AC, pihaknya juga menambah fasilitas publik seperti Damri untuk akses yang lebih mudah bagi para jemaah. “Kami terus melakukan perbaikan, seperti akses ke terminal yang lebih efisien dan renovasi area parkir,” jelas Erick.
Dengan fokus untuk meningkatkan layanan low cost, Erick menyebut bahwa Rp1 triliun dari dana yang sebelumnya dialokasikan untuk Terminal 4 akan digunakan untuk memperluas kapasitas bandara hingga mencapai 100 juta penumpang per tahun, jauh lebih tinggi dari kapasitas saat ini yang hanya sekitar 56 juta.












