Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamongan menyiapkan 17 unit bus untuk keberangkatan jemaah haji. Sebanya 739 warga Lamongan akan menunaikan haji tahun ini dan diberangkatkan dari halaman Pendoro Lokatantra Sekretariat Pemkab Lamongan pada Minggu (5/6/2022) pukul 12.00 WIB.
Kepala Kantor Kemenag Lamongan, Fausi mengatakan 739 CJH Lamongan yang didampingi oleh petugas ini bakal dilepas langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi.
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Pemberangkatan CJH tersebut, ungkap Fausi, dilaksanakan dua kali pada Minggu (5/6/2022) untuk CJH yang masuk kelompok terbang (kloter) 4 dan Senin (6/6/2022) untuk CJH yang masuk kloter 5.
Adapun kloter 4, menurut Fausi, ada sebanyak 446 jemaah yang berangkat besok ke Asrama Haji, lalu terbang pada hari, Senin (6/6/2022). Kloter 4 ini diperkirakan tiba di Bandara Madinah pada Selasa (7/6/2022), sekira pukul 00.20 waktu setempat.
Sementara kloter 5 ada sebanyak 298 CJH yang berangkat tanggal 6 Juni 2022 ke Asrama Haji, lalu terbang tanggal 7 Juni 2022. Diperkirakan tiba di Bandara Madinah tanggal 8 Juni 2022 sekitar pukul 02.30 waktu setempat.
“Sejumlah persiapan sudah dilakukan, utamanya terkait kendaraan. Bagi para CJH kloter 4 besok telah disiapkan 10 armada bus. Sedangkan pada lusanya atau untuk CJH kloter 5 telah disiapkan 7 bus oleh Pemerintah Daerah, totalnya 17 bus,” ujar Fausi saat dihubungi beritajatim, Sabtu (4/6/2022).
Lebih lanjut, Fausi menyebutkan, sebelumnya sejumlah barang bawaan CJH dalam tas atau koper telah diangkut menggunakan 2 truk tronton. Ia juga mengaku, beberapa persiapan teknis atau persyaratan lainnya pun telah dilakukan.
“Sejumlah persiapan teknis lainnya juga sudah disiapkan. Sebelumnya, tas para CJH sudah diangkut menggunakan 2 truk tronton,” tandasnya.
Masih kata Fausi, CJH yang berangkat ini akan didampingi oleh petugas yang meliputi Ketua Kloter dari TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia, TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia), lalu dokter dan tenaga medis dari TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia).
Berdasarkan arahan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi kepada maskapai penerbangan yang mengangkut jamaah haji, Banjir menuturkan, barang bawaan para CJH ini dibatasi dan turun jika dibandingkan dari tahun sebelumnya.
“Dibatasi, untuk muatan koper dari 32 kg menjadi 15 kg. Sedangkan untuk tas juga diturunkan dari yang sebelumnya 7 kg menjadi 5 kg,” tutur Fausi.
Fausi berharap, para CJH asal Lamongan yang berangkat ke Tanah Suci dapat mematuhi ketentuan dan disiplin dalam menjaga kesehatan. Pasalnya, kata Fausi, ibadah haji tidak hanya membutuhkan tekad yang kuat, namun juga fisik yang prima.
“Kami harap CJH mematuhi ketentuan yang ada dan disiplin menjaga kesehatan, sehingga mereka bisa menjalankan ibadah haji dengan sempurna,” pungkasnya.












