MEMO – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memulai serangkaian langkah antisipatif untuk mempersiapkan pelaksanaan Angkutan Lebaran 2025. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam sebuah keterangan yang diterima pada Senin (17/2/2025).
Beberapa langkah yang diambil termasuk koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, serta melaksanakan survei untuk memetakan pergerakan arus mudik. Selain itu, Kemenhub juga memastikan kesiapan teknis seluruh sarana dan prasarana transportasi, serta menyusun kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan selama periode angkutan Lebaran.
Baca Juga: Prabowo Pilih Kasih Makan Rakyat Daripada Biarkan Uang Negara Dikorupsi
Dudy Purwagandhi menegaskan, semua persiapan ini dilakukan dengan tujuan agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2025 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa gangguan. Ia mengaku telah bergerak cepat untuk memastikan semua kebutuhan dalam angkutan Lebaran tahun ini dapat terpenuhi.
Menteri Perhubungan juga menyebutkan bahwa koordinasi dengan sejumlah kementerian telah dimulai sejak Januari 2025. Di antaranya dengan Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Menteri BUMN, Menteri Agama, serta Menteri Kesehatan. Menurut Menhub, koordinasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam kelancaran pelaksanaan angkutan Lebaran.
Selain itu, Kemenhub sedang menyelesaikan survei yang akan memberikan gambaran tentang pergerakan masyarakat selama periode angkutan Lebaran. Hasil dari survei ini sangat penting sebagai dasar untuk membuat kebijakan yang tepat guna memastikan kelancaran dan keselamatan mudik Lebaran.
Menteri Perhubungan juga menjelaskan bahwa berbagai strategi dan kebijakan akan diterapkan guna menghindari penumpukan penumpang di titik-titik utama selama Lebaran. Semua ini bertujuan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik tahun ini.
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan












