Kembalinya Sam Altman sebagai CEO OpenAI setelah pemecatan sebelumnya menggegerkan industri teknologi AI. Pengumuman tersebut, bersamaan dengan perubahan di jajaran kepemimpinan perusahaan, menandai langkah baru yang menarik dalam menghadapi masa depan perusahaan AI terkemuka ini.
Baca Juga: Apple dan Nvidia Siapkan Investasi Raksasa di OpenAI!
Perubahan Kepemimpinan Strategis dan Harapan Masa Depan OpenAI
OpenAI telah mengonfirmasi kembalinya Sam Altman sebagai CEO setelah sebelumnya dipecat beberapa waktu lalu. Pengumuman ini disampaikan melalui blog resmi OpenAI. Selain itu, perusahaan juga menyatakan bahwa Mira Murati yang sebelumnya menjabat sebagai CEO saat Altman dipecat, kini kembali mengisi posisi Chief Technology Officer (CTO), sementara Greg Brockman kembali menjabat sebagai Presiden OpenAI.
Ada pula pengumuman mengenai pembentukan dewan direksi baru yang terdiri dari Bret Taylor sebagai Ketua, yang sebelumnya menjabat sebagai co-CEO Salesforce; Larry Summers, mantan Menteri Keuangan; dan Adam D’Angelo, CEO Quora, yang merupakan satu-satunya direktur yang masih ada dari dewan yang sebelumnya memecat Altman pada tanggal 17 November.
Baca Juga: Telkom Buka IndigoSpace Bali: Pusat Startup Terbaru yang Revolusioner!
Altman menyampaikan, “Saya kembali sebagai CEO OpenAI. Mira akan kembali ke perannya sebagai CTO. Dewan baru akan terdiri dari Bret Taylor sebagai Ketua, Larry Summers, dan Adam D’Angelo,” dalam blog OpenAI yang dikutip pada Jumat (1/12).
Langkah-Langkah Besar: Kembalinya Altman dan Transformasi Kepemimpinan di OpenAI
Dalam pernyataannya, Altman juga menyatakan kegembiraannya terhadap masa depan perusahaan. Dia mengucapkan terima kasih atas kerja keras semua orang dalam situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan percaya bahwa ketangguhan dan semangat mereka membedakan OpenAI di industri ini. Altman sangat yakin dengan kemungkinan keberhasilan perusahaan dalam mencapai misinya.
Pemecatan Altman sebelumnya menyebabkan kekacauan di dalam perusahaan. Sebagian besar karyawan mengancam untuk keluar kecuali Altman dan Brockman dipekerjakan kembali.
Ilya Sutskever, salah satu yang terlibat dalam pemecatan Altman, mengalami nasib yang berbeda. Perannya sebagai kepala ilmuwan di OpenAI tampaknya tidak stabil dan dia dikeluarkan dari tim kepemimpinan Altman.












