Penggunaan aplikasi kencan perlu dilakukan dengan hati-hati. Sebuah cerita yang mengemuka melalui penyampaian Mike Yeagley, seorang kontraktor dan ahli teknologi pemerintah pada tahun 2019, menyoroti risiko dari penggunaan aplikasi kencan seperti Grindr.
Baca Juga: Bagaimana Google Merekam dan Menggunakan Audio Pengguna
Yeagley mengungkap bagaimana data pengguna Grindr rentan dan dapat diakses dengan mudah oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Yeagley memilih untuk meneliti Grindr karena aplikasi ini memiliki jumlah data pengguna yang besar namun keamanannya sangat rentan. Salah satu ancaman yang muncul adalah adanya potensi masalah geopolitik karena Grindr diakuisisi oleh perusahaan China pada tahun 2016.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Grindr menggunakan teknologi GPS pada perangkat seluler untuk menghubungkan pengguna yang berpotensi menjadi pasangan di suatu area, termasuk informasi tentang jarak antar pengguna.