Upaya ini menjadi bagian dari strategi untuk memperkuat integritas, sinergi, serta semangat kerja seluruh jajaran Kejati Jatim dalam menghadapi tantangan penegakan hukum di masa mendatang.
Sebelumnya, Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, juga telah mengungkapkan adanya peningkatan intensitas ancaman jaksa dan teror terhadap jajaran Kejaksaan. Peningkatan ini, menurut Jaksa Agung, berkorelasi langsung dengan semakin agresifnya Kejaksaan dalam menangani kasus-kasus hukum, terutama yang melibatkan pihak-pihak besar.
Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk
“Setiap pekerjaan pasti ada risiko. Dan ini adalah salah satunya. Ketika kita melakukan penindakan, pasti ada gerakan perlawanan. Itu sudah biasa. Tapi saya tekankan agar anak-anak saya di kejaksaan lebih berhati-hati,” pesan Jaksa Agung.












