Example floating
Example floating
Jatim

Kecelakaan Maut Rombongan Wisata Surabaya di Pacet Mojokerto, 16 Jadi Korban

A. Daroini
×

Kecelakaan Maut Rombongan Wisata Surabaya di Pacet Mojokerto, 16 Jadi Korban

Sebarkan artikel ini
Kecelakaan Maut Rombongan Wisata Surabaya di Pacet Mojokerto

Kronologi dan Identitas Korban Tragedi Jalur Rem Blong

Tragedi memilukan menimpa rombongan keluarga asal Surabaya yang sedang menikmati momen liburan akhir tahun setelah kendaraan yang mereka tumpangi hilang kendali di jalur curam Pacet.

Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk

Kecelakaan tunggal yang melibatkan mobil penumpang jenis Isuzu Elf terjadi di kawasan turunan tajam AMD, Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada penghujung Desember 2025. Kendaraan bernomor polisi L 7108 CG tersebut mengangkut 16 orang yang merupakan satu rombongan dari Surabaya.

Jalur yang dilewati memang dikenal sebagai titik rawan kecelakaan karena kontur jalan yang menurun drastis dan berliku, yang seringkali memicu kegagalan sistem pengereman pada kendaraan yang tidak prima atau pengemudi yang kurang menguasai medan.

Baca Juga: Dugaan Telur Busuk Program Makan Bergizi Gratis di Madiun Coreng Citra Satuan Pelayanan

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak medis dan kepolisian, kecelakaan ini merenggut satu nyawa, yakni seorang wanita bernama Sumiati (55) warga Tambak Gringsing, Surabaya. Almarhumah dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat benturan keras saat mobil terguling.

Sementara itu, 15 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan yang bervariasi, mulai dari lecet ringan, patah tulang, hingga trauma kepala. Sebagian besar korban adalah warga Bulak Banteng dan Tambak Gringsing yang masih memiliki ikatan kekerabatan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis dengan bantuan warga sekitar dan sejumlah relawan yang bersiaga di pos pantau jalur Cangar-Pacet. Para korban luka segera dilarikan ke dua fasilitas kesehatan terdekat, yakni Puskesmas Pacet dan RSUD Sumberglagah untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sopir kendaraan, yang diidentifikasi bernama Muhammad Romli, turut mengalami luka-luka dan saat ini sedang dalam pemantauan medis sebelum nantinya dimintai keterangan lebih lanjut oleh Unit Laka Lantas Polres Mojokerto mengenai penyebab pasti kegagalan fungsi rem tersebut.

Daftar korban yang dirawat di RSUD Sumberglagah meliputi beberapa nama di antaranya Siti Fatimah, Nurul Hafsah, dan beberapa balita yang turut dalam rombongan. Kehadiran anak-anak dalam manifes penumpang ini menambah keprihatinan mendalam atas insiden tersebut.

Pihak rumah sakit terus berkoordinasi dengan keluarga besar korban di Surabaya guna proses pendampingan dan pemulangan jenazah maupun pasien yang kondisinya mulai stabil.

Hingga saat ini, bangkai kendaraan telah dievakuasi untuk mencegah kemacetan di jalur wisata tersebut. Polisi mengimbau agar para pengendara yang hendak melintasi jalur Pacet-Cangar untuk selalu memastikan kondisi pengereman dalam keadaan maksimal dan memanfaatkan rest area untuk mendinginkan rem guna menghindari risiko brake fade yang kerap menjadi pemicu utama kecelakaan di jalur tengkorak ini.

Kasus kecelakaan ini kini ditangani sepenuhnya oleh Satlantas Polres Mojokerto. Penyelidikan mendalam mengenai kelayakan jalan kendaraan serta pemeriksaan saksi mata di lokasi kejadian masih terus dilakukan untuk menentukan status hukum selanjutnya.

FAQ

Korban meninggal dunia adalah Sumiati (55), warga Tambak Gringsing, Surabaya.

Para korban dievakuasi ke Puskesmas Pacet dan RSUD Sumberglagah, Mojokerto untuk mendapatkan penanganan medis darurat.

Terdapat total 16 orang di dalam mobil rombongan tersebut, termasuk sopir dan beberapa anak-anak.

Dugaan awal mengarah pada kegagalan sistem pengereman (rem blong) saat kendaraan melintasi jalur menurun tajam di kawasan Sendi.