Hendra pun mengungkapkan hal serupa, menyatakan bahwa mereka tidak melakukan persiapan seintens sebelumnya. “Kami tidak menyangka bisa menang, karena sebelumnya dalam latihan rutin kami sempat kalah dari pasangan yang sama,” ungkap Hendra.
Turnamen ini menjadi lebih emosional karena BWF Super 500 ini adalah kompetisi terakhir Ahsan/Hendra sebelum resmi gantung raket. “Saya sebenarnya sudah menyiapkan kata-kata perpisahan, tapi ternyata masih diberi kesempatan menang di babak pertama,” tambah Ahsan.
Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Rekrutmen Perangkat Desa Kabupaten Kediri Tahun 2023 Cacat Hukum
Di babak 16 besar, Ahsan/Hendra akan menghadapi pasangan Malaysia, Junaidi Arif dan Roy King Yap, yang sebelumnya mengalahkan pasangan Taiwan, Jhe-Huei Lee/Po-Hsuan Yang, dengan skor 21-17 dan 21-19. Pertemuan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat keduanya sama-sama tampil impresif di laga awal.












