Example floating
Example floating
Peristiwa

Kasihan Santri dan Walisantrinya, Pimpinan Pondok Pesantren Tolak Ajakan Evakuasi Petugas Gabungan

A. Daroini
×

Kasihan Santri dan Walisantrinya, Pimpinan Pondok Pesantren Tolak Ajakan Evakuasi Petugas Gabungan

Sebarkan artikel ini

Nurul Yakin, Kapala Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo menjelaskan bahwa petugas telah berusaha membujuk untuk evakuasi. Tetapi memang penghuni pondok menolak untuk dievakuasi.

“Itu gini, memang ada Ponpes di sana, kita dibantu oleh TNI – Polri dan relawan-relawan. Tujuan kita baik untuk mengevakuasi, agar tidak menjadi korban. Cuma orangnya sendiri nggak mau. Cuma Alhamdulillah selamat semua,” terang Nurul Yakin kepada wartawan, Senin (5/12).

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

Lokasi Ponpes tersebut cukup dekat dengan sungai Umbulan yang oleh petugas sangat mengkhawatirkan. Mereka pun tetap tinggal dalam Ponpes, kendati masyarakat sekitar memilih mengungsi.

Gunung Semeru kembali mengalami erupsi pada Minggu, (4/12) pagi. Awan Panas Guguran (APG) meluncur dari kawah jonggring saloko dengan jarak sejauh 7 km dengan amplitudo maksimal 35 mm. Warga diimbau agar tidak beraktivitas pada jarak tertentu.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Dari laporan tertulis pos pantau Semeru menyebutkan terjadi 8 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 18-22 mm, dan lama gempa 65-120 detik. Gempa ini terjadi selama 6 jam pada periode 00.00 – 06.00 WIB.

“Tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi),” kata Mukdas Sofian dalam keterangannya, pada Minggu (4/12).

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma