“Struktur lantai di garasi hingga ke pagar rumah seperti turunan. Jadi saat Kweng ini mau melongok ke bagian bawah mobil agak kesulitan. Namun Kweng masih tidak sadar ketika dia keluar mobil, dia sudah menurunkan tuas rem tangan,” kata Octo.
Getaran mesin mobil membuat roda mobil bergerak turun ke arah pagar. Kwang kaget, mobil Isuzu Panther-nya meluncur tanpa bisa dia tahan.
Tubuh Kwang langsung terlindas mobilnya sendiri. “Posisi mobil menuju pagar, sekitar satu-dua meter lebih. Jadi, mobil meluncur dan melindas tubuh Kwang. Awalnya kepalanya dulu yang terbentur lampu depan mobil, lalu kaki kirinya terlindas yang menyebabkan urat nadi di kaki kirinya robek 20 cm,” terang Octo.
Kondisi itu membuat darah Kwang mengucur deras. Sang istri, Susilawati (58) ketika itu mengaku mendengar suara benturan keras. Saat keluar ke arah garasi rumah dia mendapati mobil yang baru saja dipanasi suaminya sudah menubruk pagar.
Susilawati sempat kebingungan menemukan suaminya pingsan di bawah mobil. “Kami yang mendapatkan laporan, langsung ke lokasi kejadian dan memang benar, posisi tuas rem saat itu los atau tidak dalam posisi mengerem,” imbuhnya. ( nu )












