Example floating
Example floating
Home

Kabar Terkini: Penurunan Harga Minyak Global Tandai Awal yang Genting!

Alfi Fida
×

Kabar Terkini: Penurunan Harga Minyak Global Tandai Awal yang Genting!

Sebarkan artikel ini
Kabar Terkini: Penurunan Harga Minyak Global Tandai Awal yang Genting!
Kabar Terkini: Penurunan Harga Minyak Global Tandai Awal yang Genting!

MEMO

Penurunan Harga Minyak Dunia di Asia Akibat Data Manufaktur China Lemah, Antisipasi Pengurangan Produksi OPEC+

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

Data Manufaktur China Lemah Picu Kekhawatiran, OPEC+ Bersiap Mengurangi Produksi

Harga minyak global mengalami penurunan di awal perdagangan di Asia hari Kamis (30/11) seiring data manufaktur China yang menunjukkan kelemahan lebih dari yang diperkirakan. Meski begitu, investor tetap berhati-hati menjelang pertemuan OPEC+ yang diproyeksikan akan mengurangi produksi.

Harga minyak mentah berjangka Brent tercatat turun 28 sen atau 0,3 persen menjadi US$82,90 per barel pada 00.24 GMT. Sementara itu, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS juga mengalami penurunan sebesar 24 sen atau 0,3 persen, menjadi US$77,68 per barel.

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

Menurut laporan dari Reuters, aktivitas manufaktur di Tiongkok mengalami kontraksi untuk bulan kedua secara beruntun pada bulan November, yang lebih cepat dari proyeksi yang telah dibuat sebelumnya. Survei resmi dari pabrik menunjukkan bahwa dibutuhkan lebih banyak langkah dukungan kebijakan untuk membantu menopang pertumbuhan ekonomi di negara tersebut yang merupakan importir terbesar minyak dunia.

Kondisi Ekonomi China dan Ekspektasi Pertemuan Kebijakan OPEC+

Indeks manajer pembelian (PMI) turun dari 49,5 pada bulan Oktober menjadi 49,4 pada bulan ini. Indeks tersebut masih berada di bawah level 50 poin yang menandakan adanya kontraksi. Para analis yang disurvei oleh Reuters sebelumnya memperkirakan angka sekitar 49,7.

Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

Pada hari sebelumnya, Badan Informasi Energi AS melaporkan adanya peningkatan yang mengejutkan dalam stok minyak mentah dan produk sulingan di Amerika pada minggu sebelumnya, menunjukkan adanya penurunan permintaan. Stok bensin juga meningkat lebih dari perkiraan sebelumnya.

Pasar minyak sebelumnya mendapatkan dukungan dari harapan akan adanya solusi yang dapat mendukung harga minyak dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC+) dan mitra-mitranya, termasuk Rusia.

Para anggota OPEC+ dijadwalkan akan menggelar pertemuan kebijakan pada hari Kamis ini. Sumber yang dekat dengan kelompok tersebut memberitahu Reuters bahwa pembicaraan menjelang pertemuan akan berfokus pada upaya pengurangan produksi tambahan.

Pasar Minyak Dunia Terkoreksi Akibat Data Manufaktur China Lemah dan Antisipasi Kebijakan Produksi OPEC+

Harga minyak global terpantau turun di sesi perdagangan awal di Asia, dipicu oleh data manufaktur China yang menunjukkan kelemahan melebihi prediksi. Investor tetap berhati-hati menjelang pertemuan OPEC+ yang diharapkan akan mengurangi produksi.

Pergerakan harga minyak mentah berjangka Brent dan West Texas Intermediate (WTI) AS mengalami penurunan sebesar 0,3 persen. Aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi pada bulan November, lebih cepat dari perkiraan, memperlihatkan perlunya dukungan kebijakan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Indeks manajer pembelian (PMI) China turun dari 49,5 pada Oktober menjadi 49,4 pada bulan ini, menandakan kontraksi ekonomi. Badan Informasi Energi AS melaporkan peningkatan stok minyak mentah dan produk sulingan di Amerika, menunjukkan penurunan permintaan.

Harapan akan solusi dari OPEC+ mempengaruhi pasar, sementara pertemuan kebijakan OPEC+ akan difokuskan pada pengurangan produksi tambahan.