Example floating
Example floating
BirokrasiDaerahPeristiwa

Kabar Gembira Formasi PPPK Bojonegoro Tahun 2023

×

Kabar Gembira Formasi PPPK Bojonegoro Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Kabar Gembira Formasi PPPK Bojonegoro Tahun 2023

MEMO,Bojonegoro:  Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, mengumumkan kabar gembira terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Bojonegoro tahun 2023.

Dalam sebuah acara simbolis di alun-alun Bojonegoro, Bupati Anna menyerahkan secara resmi Surat Keputusan (SK) bagi para pegawai fungsional guru dan teknis yang lulus seleksi.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

Kabupaten ini berhasil mencatatkan prestasi dengan menjadi salah satu yang terbesar dalam jumlah formasi PPPK skala nasional.

Artikel ini akan mengupas lebih lanjut tentang formasi PPPK, upaya meningkatkan kualitas pendidikan, serta pesan penting Bupati untuk para tenaga pendidik.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga

Bupati Anna: Kabupaten Bojonegoro Raih Skala Nasional Terbesar

Pada Kamis, 27 Juli 2023, Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah, menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru dan teknis. Penyerahan secara simbolis SK PPPK ini berlangsung di alun-alun Bojonegoro.

Sinergi Kebijakan untuk Kualitas Pendidikan Unggul di Bojonegoro

Dalam sambutannya, Bupati Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa formasi PPPK Tahun 2022 di Kabupaten Bojonegoro masuk dalam kategori terbesar di skala nasional. Dari 3.942 formasi yang ada, sebanyak 2.182 peserta berhasil lulus.

Baca Juga: Duka Bencana Petang Di Kepuhkembeng Jombang Puting Beliung Rusak Rumah Musala Dan Warung Kopi Hingga Warga Alami Trauma

“Bagi yang belum lulus formasi tahun 2022, ada kabar yang sangat menggembirakan dan perlu kita bersyukur. Untuk Bojonegoro tahun 2023, kami telah mengusulkan empat ribu formasi. Dari jumlah tersebut, 1.875 formasi guru telah disetujui oleh Kementerian PAN dan RB. Hal ini juga terkait dengan penggabungan 13 SDN (Sekolah Dasar Negeri),” ujar Bupati Anna.

Bupati Bojonegoro memberikan pesan kepada semua PPPK agar menjaga integritas dan tidak melanggar kode etik ASN (Aparatur Sipil Negara). Beliau menekankan kepada para tenaga fungsional guru mengenai pentingnya bekerja dengan kesungguhan hati, terutama dalam mendidik siswa-siswi di Kabupaten Bojonegoro.

Prioritas utama adalah meningkatkan kualitas pendidikan, dan hal ini dapat dicapai dengan berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan profesionalisme. Salah satu langkah dalam menjaga kualitas pendidikan adalah dengan melakukan penggabungan (merger) beberapa waktu lalu terhadap 13 SDN di Bojonegoro. Kebijakan ini merupakan sinergi dengan kebijakan kecukupan rasio guru dan peningkatan kualitas pendidikan.

“Kompetisi bukanlah tentang sedikitnya peserta, tetapi tentang banyaknya peserta. Dengan begitu, kita dapat mengukur sejauh mana kemampuan kita dalam memenangkan kompetisi tersebut,” tegas Bu Anna, panggilan akrab Bupati.

Bupati juga mendorong para pendidik untuk memiliki empati sosial dan membangun Sumber Daya Manusia yang berakhlakul karimah. “Para siswa kita bagaikan kertas putih, janganlah mencoret-coret hal-hal yang kurang baik pada mereka. Biarkan mereka tumbuh dan berkembang dengan sehat, menjadi pribadi yang santun dan beretika,” tambah Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa proses pengangkatan PPPK ini telah melalui persetujuan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jawa Timur sejak dua bulan yang lalu. Dengan adanya SK pengangkatan ini, para pegawai resmi menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).