“Proses identifikasi sedang berlangsung. Kami mencocokkan tinggi badan, tanda lahir, susunan gigi, serta pakaian dan aksesoris yang dikenakan saat terakhir terlihat,” ujarnya pada Minggu (9/2/2025).
Sementara itu, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, mereka meyakini bahwa jasad tersebut memang Sahril Helmi. Jika hasil identifikasi resmi sudah keluar dan sesuai dengan data ante-mortem, maka jenazah akan segera diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
Insiden ini menjadi pengingat betapa rentannya keselamatan dalam operasi penyelamatan di laut. Meninggalnya Sahril Helmi juga menjadi duka mendalam bagi dunia jurnalistik, khususnya bagi rekan-rekan di Metro TV.
Pihak kepolisian dan tim terkait masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan yang merenggut nyawa Sahril dan memastikan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan. Selamat jalan, Sahril Helmi. Jurnalisme Indonesia kehilangan sosok yang berdedikasi.












