Seorang jurnalis media online Komando Patas TV dan Harian Merdeka Pos, berinisial N (42), menjadi korban penganiayaan sadis di teras rumahnya di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang.
Insiden itu terjadi pada Rabu dini hari (18/6/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban menderita luka bacok serius di bagian leher belakang dan telapak tangan kanan akibat serangan dua pria yang masih satu desa dengannya.
Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Safril Selfianto, membenarkan kejadian nahas ini. “Korban diserang menggunakan senjata tajam jenis celurit dan mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh,” ungkapnya.
Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke RSD Ketapang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, karena kondisi lukanya cukup parah, N harus dirujuk ke rumah sakit di Surabaya untuk perawatan lebih lanjut. “Saat ini kondisi korban mulai membaik dan dalam pengawasan intensif,” tambah AKP Safril.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Kasus penganiayaan terhadap jurnalis ini menjadi sorotan serius, mengingat profesi korban yang rentan terhadap intimidasi saat menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Aparat kepolisian masih terus mendalami motif di balik penganiayaan jurnalis di Sampang ini dan memburu pelaku.












