Sri Sultan mengingatkan masyarakat bahwa “Menjadi Jogja adalah Menjadi Indonesia”, sebuah pesan untuk memupuk semangat persatuan dan pengabdian kepada bangsa. Usai pesta demokrasi, ia mengajak semua pihak mewujudkan kerja nyata melalui tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berorientasi pada layanan publik inovatif.
“Kelurahan bukan hanya entitas administratif, tetapi ruang kehidupan yang berdaya guna, mengayomi, dan menjadi fondasi peradaban untuk melawan kemiskinan, keterbelakangan, dan kesenjangan,” tegasnya.
Baca Juga: Diakui IPSI, M. Taufiq Sah Pimpin PSHT, Blitar Serukan Soliditas Nasional
Kapolda DIY, Irjen Pol Suwondo Nainggolan, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang berperan besar menjaga keamanan selama pesta demokrasi. “Keamanan di Jogja bukan hanya situasi, melainkan investasi penting bagi ekonomi, pariwisata, dan berbagai sektor lainnya. Terima kasih atas kerja keras kita bersama yang membuat Jogja tetap aman dan istimewa,” katanya.












