Lebih lanjut, KKP bersama Pemda juga mengawasi rantai pasok perikanan dari nelayan, pembudidaya, hingga pasar, serta sertifikasi kualitas produk tangkapan dan olahan ikan.
KKP juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kualitas produk di sektor hulu-hilir, mencakup:
Pengelolaan pelabuhan perikanan
Tempat Pelelangan Ikan (TPI)
Cold storage dan fasilitas pengolahan ikan
Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan
Selain itu, para nelayan dan pembudidaya juga diberikan pelatihan khusus untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang standar kualitas perikanan, serta diperkenalkan dengan teknologi pengolahan yang lebih higienis.
“Kami tidak bekerja sendiri. Dalam menjamin mutu produk perikanan, KKP menggandeng berbagai pihak, termasuk Pemda dan instansi terkait,” tegas Ishartini.
Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap
Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, optimistis bahwa peningkatan kualitas produksi perikanan akan berdampak langsung pada kenaikan nilai ekspor komoditas laut Indonesia.
“KKP akan terus mendorong produksi perikanan yang berkualitas melalui konsep ekonomi biru, dengan fokus pada keberlanjutan,” ujar Menteri Trenggono.
Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan produk perikanan di Indonesia tidak hanya aman untuk dikonsumsi masyarakat dalam negeri, tetapi juga semakin kompetitif di pasar ekspor internasional.












