Kediri, Memo |
Jalan putus diterjang banjir, berdampak pada perekonomian warga di beberapa desa ayang ada ketergantungan dengan jalan sepanajang 25 meter itu.
Baca Juga: H+2 Lebaran 1447H/ 2026 M, Volume Penumpang di Wilayah Daop 7 Madiun Pecah Rekor Capai Puluhan Ribu
Mas Dhito, kemarin terjun ke lokasi dan segera mendatangkan alat berat untuk membangun kembali akses jalan penghubung beberapa kawasan di Pare.
Tadi pagi, Mas DHITO, memeriksa jalan yang putus akibat diterjang derasnya air sungai saat hujan lebat pada hari Kamis kemarin. Bupati Kediri HANINDHITO HIMAWAN PRAMANA atau Mas DHITO, hari ini melakukan kunjungan ke jalan putus di Dusun Pulorejo Desa Krecek Kecamatan Badas Kabupaten Kediri.
Putusnya jalan tersebut, membuat perekonomian di tiga desa tersebut melemah. Masyarakat sekitar harus mencari jalan alternatif yang cukup jauh sekitar 5 kilometer. Jembatan putus karena tidak mampu menahan derasnya air hujan, sehingga air sungai meluap dan membuat tanggul jebol.
Akhirnya jalan yang menghubungkan tiga desa yakni Desa Blaru, Desa Krecek, dan Desa Karangtengah Kandangan diterjang air sungai, hingga putus sepanjang 25 meter.
Baca Juga: Menteri Imigrasi Diminta Pimpin Investigasi Dugaan Kekerasan Oknum Petugas Lapas Kediri
Menyikapi hal tersebut, Bupati Kediri HANINDHITO HIMAWAN PRAMANA mengatakan, pihaknya akan mendatangkan alat berat untuk melakukan perbaikan jalan.
Mas DHITO juga sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan jalan, agar dapat digunakan masyarakat kembali.
Diperkirakan, pada hari selasa 6 April, jalan tersebut sudah bisa lalui. Sehingga, masyarakat tidak perlu memutar sejauh 5 kilometer. ( ed )












