Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, menegaskan komitmennya dalam mengembangkan base transceiver station (BTS) 4G sebagai bagian dari tugas utamanya yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Baca Juga: Indonesia Jangan Ketinggalan! Wapres Gibran Dorong Anak Muda Kuasai AI
Menargetkan penyelesaian proyek ini dalam waktu dekat, Budi berusaha mengatasi berbagai masalah yang pernah menghambat kemajuan proyek ini.
Di tengah tantangan tersebut, Budi berupaya untuk memastikan bahwa hak rakyat dalam memperoleh koneksi internet yang handal akan terpenuhi. Rencana ambisius ini akan membawa perubahan signifikan bagi masyarakat, terutama di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Robot-Robot Canggih ITS Siap Taklukkan Panggung Dunia
Menteri Kominfo, Budi Arie Setiadi, Berkomitmen Majukan Proyek BTS 4G
Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, berkomitmen untuk memajukan pembangunan base transceiver station (BTS) 4G. Target ini sejalan dengan amanat Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Budi dilantik sebagai Menkominfo pada hari Senin (17/7).
Budi menyatakan, “Kami harus melanjutkan pembangunan BTS ini dan memastikan semuanya selesai tahun ini. Setidaknya, tahun ini semuanya harus selesai dengan baik,” saat menggelar konferensi pers di kantornya pada hari Kamis (20/7).
Baca Juga: Sistem Digital Canggih Ini Bikin Dokumen Anti-Tipu
Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang mengidentifikasi masalah yang menyebabkan proyek ini terhenti. Pada hari Senin (24/7), Budi berencana untuk berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung untuk meminta pengawalan proyek.
Koneksi Lebih Baik Menanti! Budi Arie Targetkan Tuntas Tahun Ini
Budi menambahkan, “Proses hukum akan berjalan, namun program BTS ini harus terus berjalan, karena ini berhubungan dengan hak rakyat untuk mendapatkan koneksi internet yang memadai.”
Sebelumnya, Budi telah menetapkan empat fokus kerja yang akan dipercepat selama 15 bulan tersisa dalam pemerintahan Jokowi, termasuk proyek pembangunan BTS.
Budi Arie menggantikan Johnny G. Plate yang menjadi tersangka dalam kasus korupsi pembangunan menara BTS BAKTI Kominfo, meskipun posisi Menkominfo sempat diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Menkominfo, Mahfud MD.












