Menurut Febrio, keberhasilan program Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN) 2020-2022 telah membuat perekonomian nasional perlahan pulih.
Selain itu, kebijakan hilirisasi sumber daya alam juga telah meningkatkan kinerja ekspor secara efektif dan menopang keseimbangan eksternal Indonesia.
Febrio menyatakan, “Pemerintah berkomitmen untuk menjaga kualitas pemulihan perekonomian, yang ditandai dengan penurunan tingkat kemiskinan dan pengangguran.” Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu dari sedikit negara di dunia yang berhasil pulih dengan cepat setelah pandemi.
Febrio juga menyebutkan bahwa tingkat kemiskinan kembali menjadi satu digit dan tingkat pengangguran terus mendekati level sebelum pandemi.
Ia mengatakan, “Untuk mencapai status sebagai negara berpendapatan tinggi sebelum tahun 2045, Indonesia membutuhkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6 atau 7 persen.”
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah berhasil mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi, terutama akibat pandemi Covid-19.
Baca Juga: Kejari Kota Kediri Mutasi, Theresia Tri Widorini Geser Berganti Rivo Chandra Makarupa
Peningkatan GNI per kapita dan kembali masuk ke kelompok negara berpendapatan menengah atas menunjukkan kemajuan yang signifikan.
Dengan komitmen untuk menjaga kualitas pemulihan perekonomian, penurunan tingkat kemiskinan, dan pengangguran yang mendekati level sebelum pandemi, Indonesia memiliki prospek yang kuat untuk mencapai status sebagai negara berpendapatan tinggi sebelum tahun 2045.












