Presiden menekankan bahwa sepak bola bukan sekadar olahraga, melainkan juga simbol dan harga diri bagi bangsa-bangsa modern. Menurutnya, kekuatan suatu bangsa tercermin dari kekuatan fisik dan jiwanya.
“Jadi, suatu bangsa yang kuat adalah bangsa yang kuat jiwanya dan kuat fisiknya. Fisik kuat, jiwa kuat,” tegasnya.
Baca Juga: Idzes Bongkar Rahasia Indonesia Lolos Piala Dunia: Tinggal Tunggu Tanggal Mainnya
Bagi Presiden, olahraga menjadi salah satu barometer penting untuk mengukur kekuatan suatu bangsa, termasuk semangat, tekad, dan kemauan keras. Ia juga menyoroti bahwa olahraga tidak hanya menjadi domain bangsa-bangsa kaya, tetapi juga menjadi sumber semangat bagi bangsa-bangsa yang sedang berkembang untuk meraih prestasi tertinggi.
“Banyak negara miskin di Afrika, mereka bisa masuk ke Piala Dunia, mereka tidak punya lapangan sebagus ini. Mereka jauh lebih miskin dari kita, tapi semangatnya tak mau kalah, ini yang harus kita pelajari,” pungkas Presiden dengan nada penuh motivasi.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Fabio Azka Irawan ,Dari Lapangan Kampung ke Piala Dunia












