Setelah diperiksa menggunakan metode sederhana seperti meraba, melihat, dan menerawang, uang pecahan Rp100 ribu tersebut dipastikan palsu. Muslimin menambahkan bahwa ciri-ciri uang palsu ini dapat dikenali dari warnanya yang terlihat buram dan berbeda dari uang asli, bahkan tanpa menggunakan alat khusus.
Untuk menekan peredaran uang palsu di masyarakat, BI Sulsel terus melakukan edukasi terkait ciri-ciri uang rupiah asli. Selain di Pasar Minasa Maupa, kegiatan serupa juga digelar di Pasar Sungguminasa dengan melibatkan para pedagang dan masyarakat setempat.
“Dengan edukasi ini, kami berharap masyarakat semakin waspada terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu dan dapat lebih memahami cara membedakan uang asli dan palsu,” tutupnya.












