“Contohnya seperti mendapat undangan dari seseorang yang tidak dikenal, namun tetap saja kita mengklik tautannya. Masyarakat perlu berhati-hati dalam situasi seperti ini,” jelasnya.
- Penipuan Melalui Social Engineering
Cara terakhir yang digunakan oleh para penipu adalah dengan memanfaatkan social engineering. Para penipu akan mencari kelemahan korban untuk melancarkan aksinya.
Baca Juga: Pakar Ingatkan Masyarakat Aktifkan Verifikasi Dua Langkah, Kejahatan Siber Meningkat Jelang Ramadan
“Mereka menggunakan social engineering, yaitu mencari dan memanfaatkan kelemahan-kelemahan kita,” ujar Semuel.
Oleh karena itu, penting bagi seluruh pengguna WhatsApp untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap tautan atau pesan dari sumber yang tidak dikenal. Selalu pastikan untuk tidak mengklik tautan yang mencurigakan dan segera laporkan jika menemui situasi yang mencurigakan agar dapat mencegah penipuan yang lebih lanjut.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Waspada! Modus Penipuan Baru Mengancam Pengguna WhatsApp, Cegah Dampaknya dengan Mengenali Tiga Ciri Penipuan Ini
Dengan mengenali tiga ciri penipuan tersebut, para pengguna WhatsApp dapat mengurangi risiko menjadi korban penipuan. Selalu berhati-hati dan bijaksana dalam berinteraksi di platform digital adalah kunci utama untuk melindungi informasi dan keamanan keuangan Anda.
Ingat, kehati-hatian adalah langkah pertama dalam menghadapi ancaman modus penipuan, dan kesadaran akan risiko akan membantu Anda menghindari dampak buruk dari aksi para penipu. Jangan biarkan diri Anda menjadi korban, tetapi menjadi pengguna yang cerdas dan tanggap terhadap situasi sekitar.












