Example floating
Example floating
Infobis

Harga Minyak Goreng Tak Jadi Kendala, Berkat Lima Mahasiswa UGM Kembangkan Mikroalga

A. Daroini
×

Harga Minyak Goreng Tak Jadi Kendala, Berkat Lima Mahasiswa UGM Kembangkan Mikroalga

Sebarkan artikel ini
harga minyak goreng tak jadi masalah setelah lima mahasiswa ini temukan penggnrti migor

Melonjaknya harga minyak goreng di Indonesia selama beberapa bulan terakhir menjadi permasalahan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Permasalahan kelangkaan dan kenaikan minyak goreng tersebut ternyata mendorong lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Riset Eksakta (PKM-RE) untuk mengembangkan riset pemanfaatan mikroalga sebagai bahan alternatif bahan pokok minyak goreng komersial di Indonesia.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun

Riset ini dilakukan Jody Ashrib Satriayudistira (Jurusan Biologi angkatan 2019), Fikri Ramadhan (Jurusan Biologi angkatan 2019), Lathief Al Umami (Jurusan Biologi angkatan 2019), Anindya Destifany Salsabila (Jurusan Kimia angkatan 2019), dan Mohammad Yuzer Irosoneri (Jurusan Teknik Kimia angkatan 2020) melalui pelaksanaan PKM-RE. Produk riset mereka diberi nama Choil atau Chlorella Healthy Frying Oil.

Mereka berhasil melakukan ekstraksi minyak dari biomassa kering mikroalga Chlorella vulgaris di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi UGM dan Laboratorium Proses Pemisahan Departemen Teknik Kimia UGM.

Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Inspeksi Keselamatan dan Pelayanan di Wilayah Daop 7 Madiun

Jody pun menjelaskan alasan pemilihan mikroalga sebagai bahan alternatif minyak goreng. Menurutnya dibandingkan dengan tanaman konvensional, mikroalga memiliki laju fotosintesis yang lebih cepat sehingga waktu panennya lebih singkat, mampu menyerap lebih banyak karbondioksida di udara, tidak memakan banyak lahan, dan kaya akan zat gizi.

“Chlorella vulgaris adalah salah satu spesies mikroalga yang sering dikultivasikan untuk diambil lipidnya sehingga pada umumnya mikroalga ini dimanfaatkan sebagai bahan baku biofuel,” katanya.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru Imlek 2577, KAI Daop 7 Madiun Hadirkan Ornamen Tematik dan Photobooth "Kuda Api" di Stasiun Madiun