MEMO – Harga ikan di Pasar Ikan Singkil mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh fenomena terang bulan, yang menyebabkan nelayan kesulitan menangkap ikan karena berkurangnya hasil tangkapan, Jumat (21/2/2025).
Berdasarkan pemantauan RRI di Pasar Ikan Singkil, Jalan Pulo Sarok, harga ikan mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 hingga Rp10.000 per kilogram. Kondisi ini membuat para pedagang enggan menimbun stok dalam jumlah besar, karena ikan segar mudah mengalami pembusukan.
Salah seorang pedagang, Edi Banchin, mengungkapkan bahwa harga berbagai jenis ikan meningkat drastis. Misalnya:
Ikan tongkol kini dijual Rp30.000 per kilogram, naik dari harga sebelumnya Rp25.000.
Ikan gabus melonjak ke Rp50.000 per kilogram, dari harga sebelumnya Rp40.000.
Ikan tuwi yang sebelumnya Rp25.000 per kilogram kini menjadi Rp35.000.
Ikan gerapu juga ikut naik menjadi Rp50.000 per kilogram, dari harga sebelumnya Rp45.000.
Menurut Edi, fenomena terang bulan menjadi faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga ikan ini. Saat cahaya bulan bersinar terang, ikan-ikan di laut lebih sulit ditangkap karena mereka cenderung berpindah ke perairan yang lebih dalam. Akibatnya, hasil tangkapan nelayan berkurang drastis, dan pasokan ikan di pasar menjadi terbatas.
Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik
“Saat terang bulan, nelayan kesulitan menangkap ikan karena ikan lebih sulit ditemukan di malam hari. Ini menyebabkan stok di pasar berkurang, sementara permintaan tetap tinggi, sehingga harga pun naik,” jelas Edi.












