“Suplai kebutuhan sehari-hari terjamin dengan baik. Bantuan tidak hanya datang dari Pemerintah Daerah, tetapi juga dari berbagai pihak yang turut peduli dengan kondisi masyarakat di sana,” kata Ignas.
Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan logistik tidak menjadi masalah dan pemerintah daerah sedang dalam proses finalisasi lokasi untuk hunian tetap bagi warga yang terdampak.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat bahwa ribuan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hal ini dikarenakan lokasi tempat tinggal mereka berada dalam radius yang dianggap berbahaya dari puncak gunung.
“Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di NTT yang terjadi pada Jumat (21/3) menyebabkan dua warga mengalami luka bakar. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.350 kepala keluarga atau sekitar 4.976 jiwa telah mengungsi,” jelas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya pada Sabtu (22/3/2025).












