Example floating
Example floating
Home

Gibran Rakabuming Raka dan Skandal ‘Dikuningkan’ di Balik Layar!

Alfi Fida
×

Gibran Rakabuming Raka dan Skandal ‘Dikuningkan’ di Balik Layar!

Sebarkan artikel ini
Gibran Rakabuming Raka dan Skandal 'Dikuningkan' di Balik Layar!
Gibran Rakabuming Raka dan Skandal 'Dikuningkan' di Balik Layar!

“Orang dengan latar belakang merah seharusnya lebih paham soal merah, begitu pula dengan yang beraliran kuning seharusnya lebih memahami aspek kuning,” tutur Nusron, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Koordinator Pemenangan Pemilu Golkar.

Gibran dan Golkar: Kontroversi yang Mengguncang Panggung Politik

Di pihak lain, Ketua DPP Partai Golkar, Maman Abdurahhman, menegaskan bahwa partainya siap membuka pintu lebar-lebar bagi Gibran jika ia berminat untuk bergabung dengan Partai Golkar. Maman memastikan bahwa Partai Golkar siap menerima siapa pun yang dengan sungguh-sungguh ingin memberikan kontribusi tanpa pandang bulu.

Baca Juga: Langkah Strategis Pemkab Magetan Dorong Sayur Lokal Masuk SPPG Siap Edukasi Petani Agar Sesuai PSAT BGN Demi Tingkatkan Ekonomi Daerah

Sebelumnya, Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, telah mengungkapkan bahwa Gibran Raka tidak lagi dianggap sebagai bagian dari keluarga besar PDI Perjuangan setelah ia dipilih sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi calon presiden Prabowo Subianto.

Hasto bahkan menerima telepon dari Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, yang memberitahukan bahwa Gibran sudah resmi ‘dikuningkan’.

Baca Juga: Umi Sjarifah, Pemred Media Sudut Pandang Raih Anugerah INDOPOSCO atas Dedikasi Jurnalistik

“Kami telah menerima telepon dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang menyatakan bahwa Mas Gibran ini telah ‘dikuningkan’. Oleh karena itu, dengan ikut serta dalam kandidasi bersama Prabowo, ia tidak lagi dianggap sebagai bagian dari keluarga PDIP,” ujar Hasto di Mataram, NTB, pada hari Minggu.

Gibran Rakabuming Raka dan Golkar: Proses “Dikuningkan” yang Menjadi Sorotan

Peran dan keputusan Gibran dalam dinamika politik Indonesia akan terus menjadi perbincangan hangat dalam beberapa tahun ke depan. Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa politik adalah ranah yang selalu berubah, dan hubungan antara pemimpin dan partai politiknya selalu menjadi sorotan.

Baca Juga: Kecelakaan Tragis di Lokasi Bencana Longsor, Dua Polisi Terhimpit Truk Militer

Seperti yang diungkapkan Nusron, “Proses penguningan Mas Gibran belum ada,” tetapi waktu akan memberikan jawaban yang lebih pasti mengenai peran politik Gibran dan Partai Golkar dalam waktu yang akan datang.