“Kemudian ada dua sampai tiga lokasi jalan terisolir, jalan nasional, tapi dilaporkan sudah kembali normal. Ada sekitar lima mobil yang terperangkap. laporan belum masuk apakah sudah dievakuasi atau tidak. kemudian ada beberapa jalan kabupaten yang terisolir,” jelas Ridwan Kamil.
Korban Gempa Cianjur Diperkirakan Bertambah
Ia menyatakan bahwa di beberapa titik lokasi kondisi gelap, lampu mati, akses tertutup dan diduga masih ada warga yang hilang dan diduga terperangkap longsor.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
“Sehingga kami menduga, kelihatannya jumlah korban akan terus bertambah dalam hitungan waktu, pada saat nanti melakukan tindakan evakuasi. Seluruh infrastruktur evakuasi sudah berdatangan, alat-alat berat dari TNI sudah disiapkan, pasukan TNI Polri juga sudah disiapkan, dapur umum malam ini ada dua sampai tiga sudah siap, kemudian tim dari Basarnas sudah datang, bantuan heli juga sudah datang,” kata dia.
“Jadi rencana aksi evakuasi mulai matahari muncul esok pagi kita lakukan secepatnya sambil berharap survivor masih bisa ditemukan dengan kerja kita, kemudian juga relawan ada 100-an dari Jabar berdatangan dengan spek ahli SARr, 90-an paramedis, 30-an dokter bedah dari asosiasi kedokteran, oksigen memadai, tenda memadai,” kata dia.
Hinga sekarang, data korban gempa cianjur masih terus bertambah.












