Tujuannya adalah memungkinkan kecepatan mengetik hingga 100 kata per menit, lima kali lebih cepat daripada mengetik di ponsel, hanya dengan menggunakan pikiran. Hal ini diumumkan oleh Regina Dugan, kepala divisi R&D Facebook Building 8, yang menampilkan video seorang pasien medis lumpuh yang dapat mengetik menggunakan sensor otak.
Facebook berharap dapat mencapai hal ini tanpa perlu melakukan operasi. Pengumuman ini datang setelah Elon Musk mengungkapkan bahwa Neuralink, salah satu perusahaannya, telah berhasil menanamkan chip ke otak manusia yang memungkinkan kontrol perangkat hanya dengan pikiran.
Baca Juga: TMMD ke-127 Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Pemkab Kediri Juga Bekali Warga Olahan Ikan Lele
Musk dan Zuckerberg telah terlibat dalam persaingan yang ketat, terutama setelah tantangan pertandingan tinju mereka yang menghasilkan hasil yang tidak pasti.
Gelang Otak: Meta Mengungkap Rencana Revolusioner untuk Antarmuka Komputer Masa Depan
Teknologi gelang antarmuka saraf Meta menghadirkan potensi luar biasa untuk mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi di masa depan. Dengan kemampuannya untuk menginterpretasikan sinyal otak menjadi gerakan yang akurat, gelang ini tidak hanya akan mengubah cara kita mengetik dan mengontrol perangkat, tetapi juga membuka pintu bagi aplikasi yang lebih luas, seperti permainan, rehabilitasi medis, dan mungkin bahkan komunikasi dengan orang-orang yang mengalami gangguan mobilitas.
Baca Juga: Pastikan Kesiapan Angkutan Lebaran 2026, Direktur Operasi KAI Lakukan Inspeksi Lintas di Wilayah Daop 7 Madiun
Meskipun masih ada tantangan teknis yang harus diatasi, Meta telah menetapkan fondasi yang kuat untuk mewujudkan visi ini. Dengan komitmen mereka untuk terus mengembangkan teknologi ini, masa depan di mana kita bisa berkomunikasi dengan teknologi hanya dengan berpikir mungkin tidak lagi terasa seperti khayalan belaka.