“Setelah kepalanya dipotong, gigitan ular itu akhirnya lepas, meskipun tubuh ular masih melilit badan saya. Namun, setelah kepalanya benar-benar terpisah, lilitannya pun mengendur,” lanjut Aprilia menceritakan detik-detik menegangkan tersebut.
Usai berhasil selamat dari cengkeraman рептил berbahaya itu, Aprilia segera dievakuasi warga ke kediamannya. Namun, luka akibat gigitan ular di kaki kanannya tak terhindarkan. Menurut penuturan Aprilia, kejadian mengerikan semacam ini baru pertama kali terjadi di wilayah kebun tempat ia diserang.
Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum
“Di kebun itu tidak pernah ada ular piton sebesar ini, baru kali ini saja muncul,” tutur Wa Ode Aprilia dengan nada шок.
Meskipun berhasil selamat dari bahaya yang mengancam nyawanya, Aprilia tak menampik bahwa pengalaman traumatis ini meninggalkan bekas mendalam dalam dirinya. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya alam yang sewaktu-waktu dapat mengintai.












