“Gambaran eksperimen produksi juga muncul dari keinginan peserta untuk menerjemahkan naskah dalam beragam strategi komunikasi, dari penguatan Bahasa visual hingga keinginan menyuguhkan dominasi dialog dan kata,” ujar sutradara Film Jack, dan Kartolo Numpak Terang Bulan itu.
Yang Terpilih Berani Mengeksploitasi Kekuatan Lokal
Sedangkan juri lainnya, Aria Kusuma Dewa menambahkan kelima proposal yang terpilih berani mengeksplorasi potensi dan kekuatan lokal menjadi sebuah narasi yang dapat diterima oleh semua pihak.
Baca Juga: Dari Blitar Berprestasi, Kini Muklisin Buka Babak Baru Kolaborasi di Banyuwangi
“Ruang imajinasi tersebut menjadi kekuatan bagi komunitas film Jawa Timur,” ucapya.
Kegiatan Produksi dan Pendampingan
Lima proposal yang lolos selanjutnya akan diadakan kegiatan produksi dan pendampingan produksi oleh panitia pada bulan Agustus dan September dengan melibatkan siswa-siswa magang SMK Dr. Soetomo jurusan produksi film.
Baca Juga: Otoritas Pajak Bidik Sepuluh Korporasi Sawit Kakap Terkait Indikasi Manipulasi Setoran Negara
Selanjutnya setelah lima film selesai diproduksi, akan ditayangkan perdana dan diapresiasi bersama pada pekan puncak kegiatan Jatim Art Forum Oktober mendatang.(*)












