Example floating
Example floating
Peristiwa

Flores Timur: Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

Avatar
×

Flores Timur: Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Abu Vulkanik Setinggi 800 Meter

Sebarkan artikel ini

MEMO – Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali menunjukkan aktivitas vulkanik yang mengkhawatirkan. Pada Sabtu, 5 April 2025, pukul 00:27 WITA, gunung berapi ini mengalami erupsi dengan tinggi kolom letusan mencapai sekitar 800 meter di atas puncak, atau sekitar 2384 meter di atas permukaan laut. Asap tebal berwarna kelabu terlihat membumbung tinggi, terbawa angin ke arah utara dan timur laut.

“Erupsi ini terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum 5.6 mm dan durasi 148 detik,” ungkap Emanuel Rofinus Bere, Petugas Pengamatan Gunung Api (PGA) Lewotobi Laki-laki, seperti yang dikutip dari situs resmi magma.esdm.go.id.

Baca Juga: H+2 Lebaran, Meski Ramai dan Padat Situasi Jalan Doho Termasuk Stasiun KA Kediri Tetap Lancar, Begini Penjelasan Polisi

Menyikapi kondisi ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki, termasuk para pengunjung dan wisatawan, untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 kilometer dari pusat erupsi. Selain itu, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah, serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya.

Ancaman lain yang perlu diwaspadai adalah potensi banjir lahar dingin, terutama jika terjadi hujan deras di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki. Daerah-daerah yang rawan terkena dampak banjir lahar dingin antara lain Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Baca Juga: Misteri Kematian Bocah di Sukabumi Dugaan Kekerasan Ibu Tiri Hingga Proses Hukum

“Bagi masyarakat yang terdampak hujan abu vulkanik, sangat disarankan untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna melindungi sistem pernapasan dari bahaya abu vulkanik,” imbuh Emanuel.

Pemerintah Daerah terus menjalin koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, NTT, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Baca Juga: Duka Mendalam Bocah 8 Tahun Di Sampang Ditemukan Meninggal Di Bawah Jembatan Usai Dilaporkan Hilang Oleh Pihak Keluarga