Example floating
Example floating
NGANJUK

Fenomena Matahari Kembar Di Nganjuk Jadi Bahasan Forum Konsolidasi Lintas LSM Dan Ormas Di Cafe LUMOS

Mulyadi Memo
×

Fenomena Matahari Kembar Di Nganjuk Jadi Bahasan Forum Konsolidasi Lintas LSM Dan Ormas Di Cafe LUMOS

Sebarkan artikel ini

NGANJUK, MEMO – Dalam dunia politik atau pemerintahan sering mendengar istilah ” matahari kembar “. Itu secara maknawi berarti terjadi dualisme kepemimpinan dalam satu organisasi politik maupun kelembagaan pemerintahan.

Nah, apakah di Kabupaten Nganjuk juga terjadi fenomena seperti itu ? Dari isu atau fakta yang berkembang di masyarakat, ” fenomena matahari kembar ” di Kabupaten Nganjuk kelihatanya sudah santer jadi rasan rasan para kelompok lembaga independen, elit politik maupun internal kalangan birokrasi sendiri.

Baca Juga: Sosialisasi Bisu, Warga Dawuhan Stop Pengurukan Lahan Milik PT MAS, Tante Yulma Desak Daerah Ojo Turu Wae

Rumor matahari kembar tersebut sebenarnya sudah jadi tranding topik sejak pasca pelantikan Marhaen Jumadi – Tri Handi dikukuhkan memimpin Nganjuk. Sejak itu pula mata masyarakat mengambil peran melihat dan menilai kiprah mereka ( AG 1 & AG 2).

Baca Juga: Harisun : BULOG Siap Bayar GKP Petani Tepat Waktu, Asal Laporan Tidak Dadakan

Bagaimana caranya?. Cukup nginceng di Link Tik Tok.Semua kegiatan AG 1 dan AG 2 bisa dilihat secara gamblang. Kegiatannya beragam. Mulai dari kunjungan dan peresmian, sidak jalan rusak, pemberangkatan pawai budaya , monitor bedah rumah sampai acara lamaran calon pengantin juga di unggah di link Tik Tok.

Baca Juga: Diduga Terpeleset Ke Sungai, Dua Jam Terseret Arus, Lansia Asal Lingkungan Pengkol Warujayeng Ditemukan Tidak Bernyawa

Namun demikian , ada yang ganjil dengan semua unggahan di Tik Tok tersebut. Terkesan kurang harmonis. Karena setiap kegiatan keduanya jarang atau hampir tidak pernah bersama sama. Selalu sendiri sendiri.

Dari hasil pantauan memo.co.id teka teki itu akhirnya dikuatkan dengan munculnya salah salah satu peserta di acara konsolidasi yang diselenggarakan oleh keluarga besar LSM GAKK yang diadakan di rumah makan LUMOS pada hari Senin siang ( 18/08/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dari seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut, ada satu peserta yang menjadi pusat perhatian para rekan LSM, Ormas , praktisi hukum, tokoh masyarakat maupun para awak media.

Pasalnya, peserta berkacamata diketahui bernama Slamet saat muncul ditengah forum konsolidasi tidak memakai seragam Ormas atau LSM. Tapi justru berpenampilan beda. Yaitu dengan memakai kaos warna putih oblong lengan pendek bertuliskan kalimat sentilan berbunyi ” Aku Takok, Jane Bupatine Sopo ?.”

Dari tulisan sindiran itu membuat suasana forum sedikit terkecoh. Dan sampai akhir acara ada usulan dari ketua penyelenggara sekaligus ketua LSM GAKK, Sumarno, berencana akan mencetak kaos dengan tulisan yang sama dengan jumlah yang tidak sedikit.

” Kita akan cetak kaos dengan tulisan yang sama ,” ucap Sumarno atau dikenal dengan panggilan Mbah Jenggot.

Selain munculnya tulisan itu, Anang Hartoyo seorang praktisi hukum muda dalam forum konsolidasi tersebut juga sempat menyinggung seputar kewenangan AG 2 yang dianggap overlab. ( Adi)