Example floating
Example floating
Tekno DigiLife Style

Era Karyawan Digital Tiba, Duolingo Pangkas Pekerja Kontrak, Prioritaskan Kecerdasan Buatan

A. Daroini
×

Era Karyawan Digital Tiba, Duolingo Pangkas Pekerja Kontrak, Prioritaskan Kecerdasan Buatan

Sebarkan artikel ini
Era Karyawan Digital Tiba, Duolingo Pangkas Pekerja Kontrak, Prioritaskan Kecerdasan Buatan

Di tengah lanskap ekonomi yang dinamis dan perdebatan sengit mengenai peran teknologi, perusahaan rintisan (startup) raksasa di bidang pembelajaran bahasa daring, Duolingo, mengambil langkah signifikan dalam merestrukturisasi operasional internalnya.

Perusahaan yang identik dengan ikon burung hantu berwarna hijau ini secara bertahap akan mengurangi ketergantungannya pada tenaga kerja kontrak untuk sejumlah tugas yang dinilai mampu diemban oleh sistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Baca Juga: Humas KAI Daop 7 Madiun Himbau Penumpang Datang di Stasiun Lebih Awal Agar Terhindar Macet di Malam Pergantian Tahun

Kabar perubahan strategis ini disampaikan langsung oleh salah satu pendiri sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Duolingo, Luis von Ahn, yang mengumumkan bahwa perusahaan akan menjadikan “AI sebagai prioritas utama” dalam operasionalnya. Informasi penting ini dibagikan melalui unggahan tangkapan layar email internal di akun LinkedIn resmi Duolingo.

Dari pengumuman yang disampaikan Ahn, transisi menuju perusahaan yang “AI-first” mengimplikasikan perlunya evaluasi mendalam terhadap metode kerja yang selama ini diterapkan.
Sementara itu, langkah awal yang diambil, yakni menggantikan pekerja kontrak dengan AI, dipandang sebagai perubahan bertahap dalam sistem yang diharapkan dapat membuka jalan menuju transformasi yang lebih komprehensif.

Baca Juga: Masa Depan Kerja Tiba! Microsoft Copilot Studio Lahirkan 'Karyawan AI' Super Cerdas yang Siap Gantikan Tugas Monoton

Sebagai bagian dari pergeseran paradigma ini, perusahaan juga akan memberlakukan “sejumlah batasan konstruktif,” termasuk penyesuaian dalam pola kolaborasi dengan karyawan kontrak, serta mengintegrasikan pertimbangan penggunaan AI dalam proses rekrutmen dan evaluasi kinerja karyawan.

“Penambahan jumlah personel baru hanya akan disetujui apabila tim internal tidak memiliki opsi lebih lanjut untuk mengotomatisasi beban kerja mereka melalui pemanfaatan AI,” tegas Ahn dalam pengumumannya.

Baca Juga: 5 Pekerjaan Freelance Populer untuk Tambah Penghasilan di Era Digital

Meskipun demikian, von Ahn terus memberikan penekanan bahwa “Duolingo akan tetap menjadi perusahaan yang sangat memperhatikan kesejahteraan karyawannya” dan “ini bukanlah upaya untuk menggantikan seluruh karyawan dengan AI.”