Memo.co.id– Harga emas dunia kembali naik di atas 1 persen pada perdagangan akhir pekan ini, Sabtu (14/8),. Kenaikan harga emas disebabkan oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) sehingga menjadi daya tarik investor terhadap pembelian investasi berisiko rendah seperti emas.
Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot naik menjadi USD 1.772.80 per troy ounce. Sedangkan harga emas di pasar berjangka AS naik 1,4 persen menjadi USD 1.775,80. Sementara Indeks dolar turun 0,4 persen dan imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun juga melemah, memperkuat daya tarik emas.
Baca Juga: Strategi Efisiensi Energi Pemerintah Lewat Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat
Seperti diketahui, terdapat ekspektasi bahwa Federal Reserve AS dapat mengurangi dukungan ekonomi lebih cepat. Spekulasi tapering mendapat dorongan dari laporan data pekerjaan AS yang kuat minggu lalu.
Investasi emas juga dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi menumpulkan daya tarik emas dengan meningkatkan biaya peluangnya.
Baca Juga: Cara Cek Penerima Bansos PKH dan BPNT 2026 Terbaru Jelang Pencairan Tahap II April












