Example floating
Example floating
Home

Dukungan Penuh Pemerintah, VinFast Bakal Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia

Alfi Fida
×

Dukungan Penuh Pemerintah, VinFast Bakal Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Dukungan Penuh Pemerintah, VinFast Bakal Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia
Dukungan Penuh Pemerintah, VinFast Bakal Bangun Pabrik Kendaraan Listrik di Indonesia

MEMO

Kementerian Perindustrian membuka pintu bagi VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, yang berencana menginvestasikan total US$1,2 miliar untuk merambah pasar kendaraan listrik di Indonesia. Dukungan penuh dari Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menandai langkah strategis VinFast dalam memanfaatkan potensi besar ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Baca Juga: Kekayaan Alam Jawa Timur: Daerah Penghasil SDA Lengkap

VinFast Rencanakan Investasi Besar di Indonesia

Kementerian Perindustrian akan memudahkan rencana VinFast, produsen otomotif asal Vietnam, untuk berinvestasi di Indonesia. VinFast berencana mengalokasikan dana investasi sekitar US$1,2 miliar atau Rp18,7 triliun untuk memproduksi kendaraan listrik di Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyambut baik rencana investasi VinFast, mengingat potensi besar untuk pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Agus menyatakan apresiasinya dalam keterangan resmi di Jakarta pada Sabtu (12/1/2024).

Baca Juga: DPR Desak BPOM Razia Kurma Berpengawet Selama Bulan Ramadhan

VinFast memandang Indonesia sebagai negara dengan iklim usaha yang kondusif, menjadi alasan utama mereka tertarik untuk menginvestasikan dana sebesar US$200 juta pada tahap awal pembangunan pabrik, yang dijadwalkan dimulai pada tahun 2024.

Menteri Agus juga mengungkapkan bahwa VinFast sedang mencari lokasi yang cocok untuk mendirikan pabrik di Indonesia, dengan kebutuhan lahan mencapai sekitar 240 hektar. Pabrik ini direncanakan memiliki kapasitas produksi sebesar 50.000 unit per tahun, dengan target penyerapan tenaga kerja antara 1.000 hingga 3.000 orang, dan dijadwalkan mulai beroperasi pada tahun 2026.

Baca Juga: Pengawasan Dana Desa: Hak & Kewajiban Aktif Masyarakat

VinFast berencana untuk berkolaborasi dengan perusahaan lokal dalam proses produksi dan bermitra dengan perusahaan transportasi serta penyedia jasa teknologi untuk ekspansi kendaraan taksi listrik. Agus menekankan bahwa VinFast juga berminat untuk mengembangkan bis listrik dan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (IKN).

VinFast: Langkah Ambisius Menuju Masa Depan Elektrifikasi di Indonesia

Dengan komitmen investasi mencapai US$1,2 miliar, VinFast berencana membangun pabrik kendaraan listrik di Indonesia, melihat iklim usaha yang kondusif. Pabrik ini diharapkan akan beroperasi pada tahun 2026 dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun, menciptakan peluang kerja bagi 1.000 hingga 3.000 orang.

VinFast juga akan menjalin kolaborasi dengan perusahaan lokal untuk proses produksi, serta bermitra dengan perusahaan transportasi dan teknologi untuk memperluas penetrasi kendaraan listrik, termasuk taksi listrik dan bis listrik.

Selain itu, VinFast juga menaruh perhatian khusus pada investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (IKN), menunjukkan komitmen jangka panjang mereka terhadap pasar Indonesia.