Example floating
Example floating
Life StyleSehat Bugar

Dukungan BUMN dan Bio Farma dalam Restrukturisasi Indofarma

Alfi Fida
×

Dukungan BUMN dan Bio Farma dalam Restrukturisasi Indofarma

Sebarkan artikel ini
Dukungan BUMN dan Bio Farma dalam Restrukturisasi Indofarma
Dukungan BUMN dan Bio Farma dalam Restrukturisasi Indofarma

“Meskipun memilukan, seperti kasus-kasus sebelumnya seperti Jiwasraya dan Garuda, kami mendukung penegakan hukum,” jelasnya.

Nasib Karyawan Indofarma di Tengah Skandal

Sebagaimana diketahui, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah menyerahkan hasil laporan pemeriksaan investigatif atas pengelolaan keuangan PT Indofarma Tbk. ke Kejaksaan Agung pada hari Senin, 20 Mei 2024.

Baca Juga: Waspada Kesehatan Kasus Leptospirosis Naik di Awal 2026 Musim Hujan Jadi Faktor Utama Penyebaran Bakteri Kencing Tikus di Jawa Timur

Pemeriksaan ini dilakukan sebagai bagian dari pengembangan hasil pemeriksaan Kepatuhan atas Pengelolaan Pendapatan, Beban, dan Kegiatan Investasi dari tahun 2020 hingga Semester I tahun 2023 pada PT Indofarma, anak perusahaan, dan instansi terkait.

Wakil Ketua BPK, Hendra Susanto, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan indikasi penyimpangan yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana dalam pengelolaan keuangan PT Indofarma.

Baca Juga: Manfaat Segar Air Kelapa Tak Selalu Universal, Perhatikan Kondisi Ini Sebelum Minum

“Dari hasil pemeriksaan investigatif, BPK menyimpulkan bahwa terdapat indikasi penyimpangan yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait dalam pengelolaan keuangan PT Indofarma Tbk. dan anak perusahaannya, yang berpotensi menimbulkan kerugian negara sebesar Rp371.834.530.652,00,” ujar Hendra dalam keterangan tertulisnya pada hari Senin, 20 Mei 2024.

Restrukturisasi PT Indofarma: Dukungan BUMN dan Tantangan Hukum

Meskipun dukungan penuh dari BUMN terhadap restrukturisasi Indofarma, tantangan hukum yang dihadapi perusahaan ini tetap signifikan. Indofarma harus menghadapi proses hukum di Kejaksaan Agung terkait dugaan penyimpangan keuangan yang dapat merugikan negara secara besar-besaran. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk menegakkan keadilan di sektor BUMN, meskipun memerlukan waktu dan usaha yang ekstra untuk mengatasi masalah ini.

Baca Juga: 5 Cara Ampuh Memanfaatkan Air Kelapa untuk Rambut Sehat!