Example floating
Example floating
Jatim

Dugaan Korupsi Dana Desa Kedungwangi Kecamatan Sambeng Kabuten Lamongan Setelah Satu Tahun Menanti Kepastian Naik Ketahap Penyidikan.

Ahmad Zaenul Mustaqim
×

Dugaan Korupsi Dana Desa Kedungwangi Kecamatan Sambeng Kabuten Lamongan Setelah Satu Tahun Menanti Kepastian Naik Ketahap Penyidikan.

Sebarkan artikel ini

Ketua Umum DPP LSM Ilham Nusantara Charif Anam, mengungkapkan bahwa dugaan korupsi di Desa Kedungwangi tidak lepas dari campur tangan pejabat dinas PMD Kab Lamongan, mantan Camat Sambeng, Kasi PPM sehingga anggaran dana desa tahun 2024 dapat direalisasikan untuk melaksanakan pembangunan yang telah direncanakan pada tahun anggaran 2023 itu”,

” kami akan kawal Kasus korupsi sampai adanya putusan hakim atas perbuatannya dan pengembalian kerugian negara yang telah dirugikan, sehingga menjadi efek jera bagi siapa saja yang berniat melakukan korupsi

Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lamongan Mhd Fadly Arby, SH, M.Kn Saat kami konfirmasi dan diterima diruangannya tanggal 15/05/2025, menyampaikan berdasarkan temuan inspektorat kabupaten Lamongan yang sudah final kerugian negara Desa Kedungwangi 600 jutaan dan akan segera kami naikkan ke Penyidikan Pidsus, dituturkan charif (ketua umum Ilham Nusantara)

“Berani Korupsi Siap Masuk Bui, dan kami sangat Apresiasi Kejaksaan Negeri Lamongan tidak main-main dan bersungguh-sungguh dalam menindaklanjuti Laporan masyarakat,” tutup Charif Anam

Baca Juga: Dugaan Telur Busuk Program Makan Bergizi Gratis di Madiun Coreng Citra Satuan Pelayanan

Terpisah, sumber dari masyarakat Desa Kedungwangi yang di temui oleh ketua ILHAM NUSANTARA DPC Lamongan Indah.R dan warga tersebut tidak mau disebut namanya, mengungkapkan “saya dengar pak kades mengatakan katanya kasusnya tidak akan bisa naik penyidikan karena kejaksaan kepolisian semua itu temannya, kalau seperti itu bagaimana dengan penegakan hukum yang adil dan benar, sedangkan semua masyarakat di desa kami menginginkan semua menjadi terang dengan dikorupsinya semua anggaran dana yg masuk ke desa kami tutupnya.(Aza)