
Malang, ( Memo.co.id )
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, ngeklaim tidak ada korban jiwa dalam gemba bumi berkekuatan 6,3 SR di Malang, kemarin. Hanya ada dua rumah yang rusak, yakni di Sumberpucung dan di Tirtoyudo Malang.
Baca Juga: Ponpes Al Ubaidah Jadi Tuan Rumah Penutupan Safari Ramadan 1447 H/2026 M Pemkab Nganjuk
” Sampai sekarang beum ada krban kerusakan parah apalagi korban akibat gemba di Malang,” kata Kustiyan Paliau, Petugas Jaga di Pusdalops Gempa dan Tsunami BPBD Kabupaten Malang, Kamis (17/11/2016), tadi pagi.
Memang ada kabar yang dilaporkan melalui sms bahwa ada dua rumah yang mengalami kerusakan. Namun, belum diketahui pasti bagaimana tingkat rusaknya rumah tersebut.
Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 22:10: 11 WIB, dengan kekuatan M = 6.2 Skala Richter dengan episenter terletak pada koordinat 9.32 LS dan 113.12 BT, pada kedalaman 69 km.” ( 127 km tenggara Malang).
Baca Juga: Sukseskan Program KDMP dan KKMP, Dandim 0809/Kediri Undang Silaturahmi LSM dan Wartawan
Sementara itu, menurut Musripan, Kepala Geofisika Karangkates, tingkat guncangan menunjukkan bahwa dampak guncangan dirasakan di daerah Malang, Jogja, Lumajang dan Jember.Di daerah ini guncangan gempabumi dilaporkan dirasakan oleh beberapa orang.
“Pemicu gempa bumi ini diperkirakan adalah aktivitas subduksi antara lempeng Indo Australia yang menunjam lempeng Eurasia. Dihimbau agar masyarakat tetap tenang, dan terus mengikuti arahan BPBD dan BMKG karena Gempa ini tidak berpotensi Tsunami,” terangnya.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, salah satu rumah yang rusak adalan milik Subur di RT27, RW 07 Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung. Teras rumahnya ambruk saat gempa terjadi. Rumah lainnya yang rusak berada di Desa Taman Kuncaran, Kecamatan Tirtoyudo. Rumah milik Sutimah, di RT 10, RW 4. ( ono )












