“Ditetapkannya Marsinah sebagai pahlawan nasional tidak hanya berhenti di situ, tapi keberpihakan kita terhadap buruh harus ditingkatkan terutama UMR, lalu untuk BPJS Ketenagakerjaan satu pun tidak boleh ada pekerja yang terlewatkan, harus punya semua,” tegas Anggota DPRD Trenggalek dari Dapil Gandusari, Karangan, Suruh itu, menunjukkan bahwa gelar pahlawan harus diterjemahkan ke dalam kebijakan nyata.
Kemudian, Syaikhona Kholil disorot sebagai ulama besar dari Bangkalan yang menjadi mata air ilmu bagi banyak murid dari berbagai penjuru Nusantara, termasuk pendiri Nahdlatul Ulama, KH Hasyim Asy’ari.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Bupati Trenggalek Mas Ipin "Tersandra" di Arab Saudi
“Saat itu ada istilah ngetan, tolabul ilmi dimulai dari Banten lalu Jawa Tengah ke Jatim Surabaya dan terakhir menyebrang ke Bangkalan untuk menuntut ilmu ke Syaikhona Kholil termasuk KH Hasyim Asy’ari yang gurunya juga adalah Syaikhona Kholil,” jelasnya, menggambarkan jejak keilmuan yang membentuk peradaban Islam di Indonesia.
Tidak ketinggalan, Gus Dur, Presiden ke-4 RI dan pendiri PKB, dipandang sebagai inspirator sekaligus pembela kelompok termarjinalkan. Ketokohannya, bahkan setelah wafat, tetap terasa kuat, terlihat dari makamnya yang tak pernah sepi peziarah dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.
Baca Juga: Batu Raksasa Setara Truk Longsor dari Tepi Gunung, Tutup Jalur Trenggalek Ponorogo
“Sedangkan untuk teman-teman PKB karena Gus Dur adalah pendiri PKB maka wajib beliau kita doakan,” imbuh Sukarodin, menegaskan ikatan emosional dan spiritual PKB dengan Gus Dur.
Ketua DPRD Trenggalek, Doding Rahmadi, yang turut hadir dan mengikuti doa bersama, mengapresiasi inisiatif Fraksi PKB. “Tasyakuran ini adalah kegiatannya teman Fraksi PKB memperingati tokoh-tokoh yang sudah ditetapkan oleh pemerintah menjadi pahlawan, ada tiga tokoh yang jadi idola teman PKB yaitu Syaikhona Kholil, Gus Dur, dan Marsinah. Kita mengucapkan apresiasi acara ini yang menurut kami bagus,” ujar Doding, memuji semangat dan makna di balik perayaan ini.
Baca Juga: Arena Sabung Ayam Muncul Lagi di Trenggalek, Warga Resah: Dekat Masjid, Ramai Sampai Larut












