Airlangga mengatakan dalam 15 tahun ke depan, Indonesia akan membutuhkan lebih dari 600.000 digital talent per tahun. Sehingga, pemerintah terus melakukan berbagai kegiatan peningkatan SDM agar SDM Indonesia bisa adaptif terhadap kebutuhan baik di kota maupun di desa.
”Tidak ada pilihan lain bagi kita selain menerima dan beradaptasi terhadap perubahan dan transformasi digital yang terjadi di masyarakat baik di desa maupun di kota. Ekonomi Indonesia dan dunia tentunya akan diwarnai oleh inovasi di sektor digital ekonomi dan tentunya digital ekonomi ini diharapkan bisa mempercepat pemulihan perekonomian secara nasional,” tuturnya.
Baca Juga: Layanan e-Buzz Rupiah Digital, BRI Sambut Langkah Suci Jemaah Jawa Timur












