
Kediri Memo.co.id
Warga Jln. Semeru Kelurahan Pare Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki yang dibuang didepan Panti Asuhan Kasih Karunia,Sabtu (1/7/17) dini hari sekitar pukul 03.00 wib. Bayi mungil yang dibuang, diduga kedua orang tuanya yang tak bertanggung jawab.
“Bayi laki-laki yang mempunyai panjang 44 cm, berat 3,3 kg, yang masih terikat tali pusar ditemukan oleh warga sekitar yang hendak buang air kecil di sungai jembatan di jln.Semeru Pare,”ujar Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Muklason.
Baca Juga: Ketua LPPM Unisma Mengaku Tak Tahu Teknis Ujian Perangkat Desa Kabupaten Kediri yang Berujung Gagal
Masih menurutnya,saat itu ada salah satu warga setempat melihat ada perempuan yang mondar mandir mengendarai Honda Vario sambil menggendong sesuatu menuju ke arah Panti Asuhan Kasih Karunia dan meletakan barang yang mencurigakan tersebut di depan Panti Asuhan.Setelah itu ia menghampiri barang yang mencurigakan tersebut, ketika dibuka ternyata isinya bayi mungil yang baru dilahirkan.Mengetahui hal tersebut ia langsung melaporkan ke ketua RT setempat dan langsung diteruskan ke Polsek Pare,”ungkap AKP Muklason.
Bayi laki – laki mungil yang saat ini mendapatkan perawatan di ruangan khusus RSUD Pelem Pare,pertama kali ditemukan Beny Cahyono (30) warga Jln.Semeru Kelurahan/Kecamatan Pare Kabupaten Kediri, yang saat itu hendak buang air kecil di sungai jembatan di Jln.Semeru Pare.
Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri
Menurut Beny, saya kaget saat hendak buang air kecil di sungai melihat semacam barang yang diletakkan didepan Panti Asuhan Kasih Karunia,setelah saya dekati ternyata seorang bayi yang masih hidup.Dan saat itu langsung saya laporkan ke Ketua RT Setempat dan diteruskan ke Polsek Pare,”ungkapnya.
“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan memintai keterangan para saksi, untuk mengetahui siapa orang tua bayi tersebut,”pungkas AKP Muklason.(eko)












