Example floating
Example floating
KEDIRI RAYA

Demo Tuntut Perbaikan Pelayanan Kesehatan

A. Daroini
×

Demo Tuntut Perbaikan Pelayanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
aksi demo tuntut pelayanan kesehatan yang memadai
aksi demo tuntut pelayanan kesehatan yang memadai

aksi demo tuntut pelayanan kesehatan yang memadai
aksi demo tuntut pelayanan kesehatan yang memadai

Kediri Memo.co.id

Puluhan massa yang tergabung dalam Relawan Kesehatan Indonesia, menggelar aksi demo didepan gedung DPRD Kabupaten Kediri yang terletak di Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, Kamis, (06/10/2016) siang. Mereka menuntut segera dibentuknya BPRSD (Badan Pengawas Rumah Sakit Daerah) Kediri, sebagai kontrol, Pengawasan dan memastikan rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai haknya sebagai warga negara Indonesia.

Baca Juga: Ikbal Sermaf Sebut Ada Aktor Intelektual Dibalik Kasus Suap Perangkat Desa Kediri

Dari pantauan di lokasi awalnya masa berkumpul di Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri menuju kantor DPRD Kabupaten Kediri di jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri menggunakan truck dan puluhan sepeda motor sambil membawa berbagai macam spanduk yang bertuliskan tuntutan jaminan kesehatan untuk masyarakat langsung menggeruduk halaman DPRD Kabupaten Kediri.

Deniel Arisandi selaku Koordinator aksi mengatakan, pihaknya menilai masih banyaknya masyarakat yang mengeluhkan terkait dengan pelayanan kesehatan. Sehingga, pelayanan kesehatan di Kediri harus segera diperbaiki.

Baca Juga: Sinergi LDII dan Ponpes Wali Barokah Kediri Wujudkan Kesalehan Sosial Melalui Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

“Saya dengan rekan- rekan relawan kesehatan menuntut segera dibentuknya BPRSD (Badan Pengawas Rumah Sakit Daerah) Kediri, sebagai kontrol, Pengawasan dan memastikan rakyat mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai haknya sebagai warga negara, dan pelayanan kesehatan di Kediri harus segera diperbaiki ” katanya Daniel Arisandi ketika berorasi.

Selain itu ia juga berpendapat bahwa pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan juga Jamkesda masih amburadul. Rakyat, seakan menjadi percobaan program pemerintah.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Masih Tersedia!! Daop 7 Madiun Beri Diskon Klas Eksekutif Saat Arus Balik Lebaran H+5

Ia berharap nantinya pemerintah agar melibatkan masyarakat dalam perumusan atau pembentukan BPRSD, dan juga melibatkan rakyat dalam perumusan anggaran serta kebijakan di bidang kesehatan.

Masih lanjut Daniel, ia beranggapan bahwa pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan juga Jamkesda amburadul. Tetaplah rakyat yang dijadikan korban, bahan percobaan program pemerintah, ” Oleh karena itu, Kami dari Relawan Kesehatan Indonesia-Kediri Raya-Jawa Timur, mengajak kawan-kawan semuanya untuk bergerak bersama, berjuang bersama, merebut hak-hak rakyat yang saat ini belum terwujud” harapnya. (Bs/win