Example floating
Example floating
Jatim

Dari Air Bersih hingga Sekolah Adiwiyata, Bupati Jombang Gaspol Wujudkan Kota Sejahtera

Ferdi Ragil
×

Dari Air Bersih hingga Sekolah Adiwiyata, Bupati Jombang Gaspol Wujudkan Kota Sejahtera

Sebarkan artikel ini
Bupati Jombang Gaspol Wujudkan Kota Sejahtera

Jombang, Memo
Di bawah terik matahari di Lapangan Sambong Duran, Bupati Jombang Warsubi menyampaikan pesan kuat dan penuh optimisme: Jombang bukan hanya bergerak, tapi sedang berlari menuju kesejahteraan yang nyata bagi seluruh warganya.
Dalam acara “Dialog Interaktif Warung Pojok Kebon Rojo”, Rabu (16/7/2025), Warsubi menegaskan kembali komitmennya: hak atas air bersih bukanlah sekadar program, melainkan amanat konstitusi yang harus diwujudkan bersama.

“Kita menargetkan 95 sekolah dan madrasah pada 2025–2026. Ini bukan hanya soal akses air bersih, tapi tentang meletakkan pondasi hidup sehat sejak dini di lingkungan pendidikan,” ujar Warsubi penuh semangat.

Baca Juga: Kualitas Menu Makan Bergizi Gratis di Madiun Disorot Akibat Temuan Jambu Busuk

Ia mengapresiasi kerja sama antara Pemerintah Desa Jombang dan Perumdam Tirta Kencana dalam mengelola fasilitas Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dibangun dari DAK PPKT 2023. Lewat teknologi dan manajemen yang tepat, fasilitas ini diharapkan bisa terus memberi manfaat nyata, khususnya di wilayah utara Jombang.

“Kerja sama ini adalah bukti bahwa sinergi antara desa dan BUMD bisa menjadi solusi konkret bagi kebutuhan dasar warga,” tambahnya.
Tak hanya infrastruktur, Bupati juga menaruh perhatian serius pada perlindungan pekerja. Ia menekankan pentingnya Universal Jamsostek Coverage (UJC), agar setiap pekerja, dari sektor informal hingga industri, mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja dan kematian.

Baca Juga: Dugaan Telur Busuk Program Makan Bergizi Gratis di Madiun Coreng Citra Satuan Pelayanan

“Tidak ada satu pun pekerja yang boleh merasa tidak aman. Dukungan semua pihak, mulai dari pemerintah desa, perusahaan, hingga masyarakat, sangat dibutuhkan,” tegasnya.

Acara ini juga menjadi momen simbolis dengan diserahkannya santunan dari BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga pekerja yang mengalami risiko kerja. “Ini bukti nyata pentingnya perlindungan,” ujarnya.

Baca Juga: Vonis Korupsi Kredit BRI Pasar Pon Ponorogo Dua Terdakwa Resmi Dijatuhi Hukuman

Lebih lanjut, Warsubi menyoroti pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seperti Taman Taruna, yang kini bukan hanya menjadi tempat rekreasi, tapi juga pusat aktivitas UMKM dan pemberdayaan masyarakat. Konsep air siap minum pun mulai dikembangkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus peluang ekonomi baru.

“RTH harus menjadi ruang hidup, bukan hanya ruang hijau. Tempat di mana warga berinteraksi, UMKM tumbuh, dan semangat kebersamaan terus menyala,” ungkapnya.

Gerakan Adiwiyata pun menjadi salah satu pilar pembangunan berkelanjutan di Jombang. Meski baru 12,65 persen sekolah dan madrasah yang berstatus Adiwiyata, Warsubi optimistis angka ini akan terus meningkat.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi harus menjadi pusat gerakan cinta lingkungan,” tutupnya.