
Pasuruan, Memo.co.id
Baca Juga: Konsisten Dukung TNI/ Polri KAI Daop 7 Madiun Berikan Diskon Tarif Mudik
Sepasang remaja berkendara sepeda motor, masih kuliah menjadi korban derasnya arus sungai Kedunglarangan Pasuruan, Jatim. Akibatnya, Felansia Indriani, usia 21 tahun, terseret arus hingga hilang ditelan derasnya sungai tersebut. Sedang salah satu rekannya, Wahyu, berhasil menyelamatkan diri, meskipun masih shok.
“Kejadiannya antara Desa Oro-oro Ombo Kulon Kecamatan Rembang menuju Desa Kolursari, Kecamatan Bangil, petang tadi. Di sana ada semacam jalan tidak resmi yang biasa digunakan warga untuk melintasi Sungai Kedunglarangan,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan, Bakti Jati Permana.
Felansia adalah mahasiswi sekolah tinggi ilmu kesehatan di Pandaan Pasuruan. Cewek tersebut berasal dari Kaliselo, Kecamatan Donomulyo, Malang. Saat kejadian, dia melintasi kawasan sungai Kedunglarangan bersama rekannya bernama Wahyu. Sungai tersebut memang dalam kondisi bisa dilewati kendaraan .
Seperti halnya warga desa lainnya, yang melewati sungai tersebut, bisa melewatinya dengan kendaraan sepeda motor. Sebab, kondisi air sungai lagi surut. Jika air surut, sungai tersebut dibuat lalu lalang sepeda motor untuk menuju lokasi dari dan ke seberang sungai.
Menurut Kepala BPBD Pasuruan, Bakti Permana, sebelum kejadian, korban boncengan sepeda motor. Namun, tiba tiba dari arah dataran yang lebih tinggi, air besar datang dan menerjang keduanya. Wahyu bisa menyelamatkan diri, sedang Felaasia gagal selamat. Mahasiswi cantik itu terseret air hingga belum ada kejelasannya.
“Saat air surut jalan tersebut memang bisa dilewati, tapi kalau air tinggi nggak bisa. Itu bukan jembatan tapi ada landasan cor yang biasa dilewati warga,” ujar Bakti.
Saat korban melintas, jalur tersebut belum terendam air. Namun saat korban berada di tengah, tiba-tiba datang arus deras dan korban terseret.
Beberapa petuags BPBD Pasuruan melakukan pencarian dari berbagai sudut di sepanjang sungai tersebut. Petugas BPBD Pasuruan berkonsentrasi di titik pertemuan antara sungai Kedunglarangan dan Sungai Wrati. Titik pertemuan tersebut berada di kelurahan Kalianyar Bangil. Sungai tersebut, jika hujan deras dan menguyur terus menerus, aliran sungai menjadi deras. ( mar)












