Example floating
Example floating
Tekno Digi

Cari Cuan dari Program Affiliasi Beberapa Platform Marketplace Indonesia

A. Daroini
×

Cari Cuan dari Program Affiliasi Beberapa Platform Marketplace Indonesia

Sebarkan artikel ini

Memo.co.id

Kehadiran platform marketplace di Indonesia, tidak sekedar mempermudah akses perbelanjaan masa kini, dengan tanpa keluar rumah. Namun, beberapa marketplace di Indonesia, membuka akses profram affiliasi bagi seluruh pengguna platform tersebut. Kini, cuan dari program affiliasi menjadi peluang baru bagi para  melineal.

Baca Juga: Perubahan Drastis di Tokopedia, Rumor PHK dan Integrasi ByteDance

Saat ini, beberapa platform marketplace membuka affiiasi dengan komisi yang berfariasi. Dengan cara user mendaftar program tersebut, kemudian membagikan link melalui akun sosial media yang mereka miliki, potensi cuan, memberikan kontribusi terhadap penghasilan tambahan.

Memberi Penghasilan Tambahan dengan Memanfaatkan akun media sosial Pengguna

Banyak cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan di luar gaji dari tempat kerja. Namanya program affiliasi. Program affiliasi, dalam konteks offline, adalah memberikan referensi kepaca calon pembeli. Zaman dulu, boleh dibilang sebagai perantara. Bahasa kasarnya adalah makelar.

Baca Juga: Wujud Kepedulian Sosial, KAI Daop 7 Madiun Sepanjang Tahun 2025 Salurkan Dana Sosial Rp 778 Juta

Tentu saja, pada saat profesi perantara atau makelar, berhasil memberikan referensi kepada calon pembeli, komisinya cukup menggiurkan. Tidak perlu modal. Hanya memberikan referensi kepada penjual tertentu. Tentu saja, antara perantara atau broker atau makelar, sudah ada pembicaraan terlebih dahulu. Yakni menyangkut komisi, setiap kali ada transaksi.

Dari kegiatan broker, perantara atau makelar, bakal memberikan penghasilan tambahan .  Keuntungannya, sesuai dengan perjanjian antara pemilik barang dengan para perantara. Konsep itulah, yang belakangan ini kembali menjadi trent di era milenial.

Baca Juga: Lonjakan Penumpang KA Bias Tembus 148 Persen Saat Nataru, Bukti Kereta–Bandara Jadi Andalan Mobilitas Publik