Terlihat dilokasi seperti senam aerobik, suguhan hiburan, pelayanan SIM, pembayaran pajak kendaraan, hingga berderet pedagang yang menjajakan dagangannya yang dijual dengan harga murah. “Acara CFD ini tidak lepas dari dukungan pemerintah kabupaten kediri,” jelas Kapolres Kediri.
Selain itu pihak Polres Kediri berinisiatif membentuk group band dan senam goyang, dimana beranggotakan para anggota polisi wanita.
“Demi pendekatan kepada masyarakat, acara CFD kami kemas untuk kebersamaan. Bahwa masyarakat khususnya di Kabupaten Kediri, tidak lagi takut kepada polisi, tapi takutlah berbuat suatu pelanggaran atau kejahatan. Selain itu untuk menghibur, kami suguhkan penampilan group band dan goyang Polwan Satlantas, sebagai bentuk pendekatan kepada masyarakat tidak mengurangi ketegasan dan bekerja secara prosedural,” jelas AKP M. Aldy Sulaeman.
Kasat Reskrim Polres Kediri dikenal dekat dengan wartawan ini, ternyata memiliki kelebihan dalam olah tarik suara. Menyanyikan beberapa lagu hits, terlihat ratusan pengunjung turut bernyanyi di depan panggung didirikan Polres Kediri.
Baca Juga: Sidang Korupsi Perangkat Desa Kediri Ungkap Dugaan Rekayasa Seleksi Libatkan Unisma
“Selaku pembina kegiatan seni, selain polisi dituntut profesional, harus didukung keterlibatan masyarakat dalam mendukung tugasnya. Bila masyarakat dekat, secara tidak langsung, turut menjaga dan mengantisipasi atas kejadian mengancam Kamtibmas,” imbuhnya. (Bs/Wing)












