Example floating
Example floating
BirokrasiJatim

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Tepati Janji: Pelantikan Pejabat Nol Rupiah Demi Wujudkan Birokrasi Bersih

Hamzah Jurnalis
×

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Tepati Janji: Pelantikan Pejabat Nol Rupiah Demi Wujudkan Birokrasi Bersih

Sebarkan artikel ini

Penulis : Purwanto
TULUNGAGUNG, Memo – Gatut Sunu Wibowo Bupati Tulungagung, mewujudkan komitmennya dalam pemerintahan sekarang.

Termasuk tata kelola pemerintahan Kabupaten Tulungagung yang bersih dan transparan.

Baca Juga: Reses M Hadi DPRD Jatim Asal Golkar Temukan Keluhan Warga Atas Kurang Singkronnya Kebijakan Walkot Kediri dengan Kadis

“Tulungagung bersih dan tidak ada lagi jual beli jabatan,”tegas Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo usai melantik sebanyak 17 pejabat eselon 3 , bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu,(16/7/2024).

Sunu kembali menegaskan proses pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung benar-benar terlaksana tanpa mahar dan nol rupiah, alias bebas dari segala bentuk pungutan liar atau transaksi di bawah tangan.

Baca Juga: Sengketa Proyek Alun-alun Masuk Babak Baru, Selisih Pembayaran Rp 9 M Lebih  Ditolak Kontraktor, begini pernyataan Kadis PUPR Kota Kediri

“Saya tegaskan, tidak ada satu pun pejabat yang dilantik harus mengeluarkan uang sepeser pun. Semua promosi dan mutasi jabatan didasarkan pada kompetensi, kinerja, dan rekam jejak yang bersih,” ujar Bupati Gatut Sunu dengan tegas.

Bupati yang diberangkatkan dari Gerindra ini kinerja yang dilakukan merupakan kelanjutan dari janji-janji sebelumnya yang menyoroti pentingnya profesionalisme dan integritas dalam penempatan posisi strategis di pemerintahan daerah.

Baca Juga: Kasus TPA Pojok Kediri Masuk Persidangan, Hakim : Silakan Penuhi Persyaratan Sebelum Gugatan Saudara Dinyatakan Sah

Memutus Mata Rantai KKN

Langkah ini diapresiasi sebagai upaya nyata memutus mata rantai praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) yang kerap membayangi proses penempatan jabatan di berbagai daerah. Bupati menjelaskan bahwa setiap calon pejabat telah melalui proses seleksi yang ketat dan objektif, melibatkan tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) serta mempertimbangkan kebutuhan organisasi.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap pejabat yang menduduki posisi adalah individu yang benar-benar cakap dan berintegritas. Bukan karena kedekatan atau adanya transaksi di belakang layar,” imbuhnya.

Kebijakan “pelantikan tanpa mahar dan nol rupiah” ini disambut baik oleh masyarakat dan berbagai elemen di Tulungagung. Hamzah Abdilah dari divisi hukum Aliansi Jurnalis Tulungagung (AJT) mengungkapkan harapannya. “Ini adalah langkah maju yang harus terus dipertahankan. Jika semua pejabat dipilih berdasarkan meritokrasi, pelayanan publik pasti akan jauh lebih baik.” Katanya.

Menurutnya Komitmen ini sangat krusial. Tantangannya adalah bagaimana menjaga konsistensi dan membangun sistem yang tahan terhadap godaan praktik ilegal di masa mendatang.

Seperti diketahui Pemerintah Kabupaten Tulungagung berkomitmen untuk terus memperketat pengawasan internal dan mengajak partisipasi aktif masyarakat. Saluran pengaduan akan selalu terbuka bagi siapa saja yang menemukan indikasi praktik menyimpang dalam proses kepegawaian.

Dengan terealisasinya janji pelantikan pejabat tanpa mahar dan nol rupiah, Bupati Gatut Sunu berharap dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan visi Tulungagung sebagai daerah dengan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.