-
Bupati Kediri resmi melakukan mutasi jabatan pada sejumlah posisi kepala dinas strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten.
-
Pergeseran posisi ini bertujuan untuk melakukan penyegaran organisasi dan meningkatkan efektivitas pelayanan publik bagi masyarakat.
Baca Juga: Bupati Kediri Salurkan Ratusan Alat Mesin Pertanian Modern Guna Dongkrak Produktivitas Petani
-
Para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan target pembangunan daerah yang sedang berjalan secara intensif.
Daftar Pejabat Pemkab Kediri Setelah Mutasi Jabatan
KEDIRI , MEMO
Baca Juga: Strategi Mas Dhito Adopsi Standar Etika Parlemen Pusat demi Integritas Pejabat Kediri
Dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kediri kembali bergulir seiring dengan langkah taktis Bupati Hanindhito Himawan Pramana yang melakukan perombakan jabatan di tingkat eselon.
Melalui seremoni pelantikan resmi, orang nomor satu di Kabupaten Kediri ini mengukuhkan sejumlah wajah lama dalam posisi baru untuk memimpin beberapa dinas krusial.
Baca Juga: Bupati Kediri Mas Dhito Perkuat Etika Pejabat Daerah Usai Sosialisasi MKD DPR RI
Langkah ini diambil bukan sekadar rutinitas administrasi, melainkan bagian dari strategi besar untuk mengakselerasi program-program unggulan daerah yang menjadi prioritas di masa kepemimpinannya.
Pergeseran jabatan ini menyasar sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan produktivitas daerah dan pelayanan dasar. Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Mas Dhito ini menekankan bahwa rotasi adalah hal yang lumrah dalam organisasi pemerintahan guna mencegah kejenuhan serta memicu inovasi baru.
Dengan menempatkan figur yang dinilai kompeten pada pos yang tepat, diharapkan hambatan birokrasi yang selama ini terjadi dapat segera teratasi, terutama dalam menyongsong tantangan ekonomi pasca operasional bandara baru di wilayah tersebut.
Salah satu fokus utama dari pelantikan ini adalah memastikan kesinambungan pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan. Pejabat yang baru dilantik diminta untuk tidak berlama-lama dalam masa transisi dan segera melakukan konsolidasi internal di dinas masing-masing.
Bupati menegaskan bahwa setiap kepala dinas harus memiliki loyalitas tinggi terhadap pelayanan masyarakat dan mampu menerjemahkan visi visi pembangunan daerah ke dalam program kerja yang konkret serta terukur.
Selain itu, evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkala untuk memastikan bahwa amanah yang diberikan dijalankan dengan penuh integritas. Mas Dhito juga berpesan agar para pejabat tidak terjebak dalam zona nyaman dan berani melakukan terobosan yang memudahkan urusan warga.
Kecepatan dalam merespons aduan masyarakat melalui kanal digital yang telah disediakan juga menjadi poin penilaian penting bagi para kepala dinas yang baru menempati posisi mereka.
Berikut adalah daftar jabatan dinas yang mengalami penyegaran dalam mutasi kali ini (sesuai data yang dilantik):
- Nur Hafid yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) kini menempati posisi baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskopusmik).
- Mamiek Amiyati kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP).
- Khasirin berpindah tugas untuk memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
- Putut Agung Subekti menempati posisi sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD).
Langkah perombakan ini diharapkan menjadi energi baru bagi birokrasi di Kabupaten Kediri. Dengan jajaran pimpinan yang segar, koordinasi antardinas diharapkan semakin solid sehingga target pencapaian visi daerah dapat tercapai tepat waktu dan tepat sasaran.
Masyarakat kini menanti aksi nyata dari para pejabat tersebut dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Bumi Panjalu.
FAQ
Proses mutasi dipimpin langsung oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito)
Tujuannya adalah untuk penyegaran organisasi, meningkatkan efektivitas kinerja, dan mengakselerasi program pembangunan daerah.
Jabatan tersebut kini diamanahkan kepada Nur Hafid.
Bupati berharap mereka segera beradaptasi, berinovasi, dan meningkatkan responsivitas terhadap pelayanan serta aduan masyarakat.












